Gaji PNS Tahun Depan Dipotong 2,5%

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 10 Juni 2020 04:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 09 470 2227144 gaji-pns-tahun-depan-dipotong-2-5-ZSZkDvissR.jpg Pemerintah Terbitkan PP Tabungan Perumahan Rakyat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Head of Research and Consultancy Savills Indonesia, Anton Sitorus menilai, kebijakan pemerintah untuk memotong gaji pegawai sebesar 2,5% untuk Program Tapera, jangan dinilai sebagai bentuk pemotongan.

"Ini tabungan, bukan pemotongan gaji. Jumlahnya hanya 2,5%(dari gaji)," ujarnya.

Adapun peserta yang akan mengikuti program Tapera, meliputi, calon PNS, PNS, prajurit dan siswa Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), pejabat negara, pekerja di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Desa, perusahaan swasta, dan pekerja apa pun yang menerima upah. Untuk tahap pertama, gaji PNS mulai dipotong 2,5% pada Januari 2021.

Menurut Anton, program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) akan memudahkan pekerja untuk memiliki rumah pribadi. Sebab, tak dapat dipungkiri bila pekerja di Indonesia itu kerap kesusahan dalam memiliki hunian.

"Kita tahu sekarang pekerja untuk miliki rumah agak susah," kata Anton.

Baca Selengkapnya: Gaji Dipotong demi Iuran Tapera, Masyarakat Diminta Kurangi Rokok

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini