Starbucks Rugi Rp42 Triliun akibat Covid-19

Kamis 11 Juni 2020 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 320 2228089 starbucks-rugi-rp42-triliun-akibat-covid-19-YQyS8PwmmS.jpg Starbucks (Foto: Okezone)

JAKARTA - Starbucks diperkirakan mengalami kerugian sebesar USD3 miliar atau Rp42 triliun (kurs Rp14.000 per USD) pada kuartal ketiga akibat pandemi virus corona. Bisnis Starbuck mengalami gangguan selama pandemic covid-19.

"Merek kopi Starbucks tangguh dan punya daya tarik bagi pelanggannya dan kami percaya periode paling sulit ini akan berhasil kami lalui," kata Presiden dan CEO Starbucks, Kevin Johnson dalam sebuah surat terbuka dilansir dari VOA, Kamis (11/6/2020).

Baca Juga: Kisah Shaquille yang Pernah Mentertawakan Bos Starbucks

Perusahaan raksasa kopi yang berpusat di Seattle itu mengatakan, pandemi Covid-19 juga akan memangkas pendapatan operasinya antara USD2 sampai USD2,2. miliar untuk kuartal yang berakhir 28 Juni.

Starbucks mengatakan, penjualan di kedai kopi dan penjualan di lokasi baru yang sudah buka setidaknya satu tahun, naik dalam enam minggu berturut-turut hingga akhir Mei. Keuntungan turun 32% pada minggu terakhir bulan Mei, sementara pada pertengahan April turun 65%. Perusahaan memperkirakan penurunan 10% hingga 20% dalam penjualan di kedainya di AS untuk seluruh tahun anggaran yang berakhir 27 September.

Starbucks

Di Tiongkok, di mana pandemi melanda lebih dulu, penjualan di kedai-kedai kopi turun 14% pada akhir Mei. Starbucks mengatakan sebagian besar kedai kopinya di Tiongkok telah dibuka kembali seperti operasi pra-pandemi dan 70% tempat duduk di cafe, penuh.

Starbucks menaksir kerugian kuartal ketiga akan mencapai sekitar 55 sen sampai 70 sen per saham. Sementara itu para analis yang disurvei oleh FactSet memperkirakan kerugian 16 sen per saham.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini