Ellen Hidayat menerangkan, anggota di APPBI ada 80 pengelola mal. Dua per tiga di antaranya merupakan lease mal atau mal yang disewakan seperti Emporium Pluit, Senayan City, Central Park hingga Grand Indonesia. Sedangkan sepertiganya adalah trade mall.
Dengan perbedaan ini tentu masing-masing pusat perbelanjaan memiliki segmentasi yang berbeda. Ada yang kelas menengah ke bawah, menengah-menengah dan menengah ke atas.
"Mungkin itu yang dimaksud demografinya berbeda. Untuk itu, kita mengambil rata-rata. Untuk lease mal, itu rata-rata harus mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Khusus untuk trade mall, itu tentu harus disesuaikan kembali mengingat antara kios yang satu dengan kios lainnya mungkin jaraknya tidak terlalu jauh seperti tenant-tenant yang ada di pusat belanja lease mal," ujarnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.