Investasi di Surat Utang Negara, Aman Enggak Ya?

Taufik Fajar, Jurnalis · Sabtu 13 Juni 2020 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 13 320 2229470 investasi-di-surat-utang-negara-aman-enggak-ya-lWBdzjBRH3.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Perilaku orang Indonesia di masa pandemi virus corona atau Covid-19 banyak yang lebih sadar untuk memiliki dana darurat dan mulai mencari informasi tentang investasi yang risikonya bisa dikelola dengan baik.

"Pandemi ini menyadarkan 83% masyarakat Indonesia, (apakah) sebenarnya dana darurat cukup atau tidak. Behavior berubah, banyak masyarakat Indonesia mulai mencari tahu informasi yang benar mengenai informasi investasi yang resiko dia bisa kelola," kata Financial Educator dan CEO dari ZAP Finance Prita Ghozie seperti dilansir situs resmi Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (13/6/2020).

Baca Juga: Milenial Makin Gemar Investasi Surat Utang Negara 

Lalu bagaimana kita berinvestasi di surat utang negara? Terlebih lagi Pemerintah mengeluarkan Obligasi Negara Ritel seri 017 (ORI017) bertenor 3 tahun yang ditawarkan mulai tanggal 15 Juni-9 Juli 2020 dengan nilai yang cukup terjangkau mulai dari Rp1 juta hingga Rp3 miliar. Besaran kupon 6,4% per tahun dan berlaku tetap (fixed rate) hingga jatuh tempo tanggal 15 Juli 2023.

Menurut Prita, investasi ini lebih menguntungkan jika dibanding investasi pada deposito karena imbal hasil lebih tinggi, cukup likuid atau cair karena bisa dijual sebelum jatuh tempo di pasar sekunder serta aman karena dijamin oleh Pemerintah.

Baca Juga: Peluang Investasi ORI017 Rp1 Juta di Tengah Pandemi Covid-19

"Pada segmen investor rumah tangga, yang penting investasi itu likuid, sewaktu-waktu bisa dicairkan. Aman itu, saya bisa mendapatkan kembali uang saya, bebas risiko gagal bayar, aman dan nyaman. Bebas tipu-tipu, dijamin oleh negara," kata Prita Ghozie.

Selain itu, investor yang berinvestasi pada instrumen keuangan negara juga turut andil membantu negara membiayai pembangunan lewat pembiayaan APBN.

"SBN adalah Surat Berharga Negara. Itu merupakan bukti kita berinvestasi ke dalam keuangan negara. APBN itu, ada sisi-sisinya (pembiayaan). Salah satunya, kita bisa berkontribusi dengan berinvestasi ke Surat Berharga Negara," jelas Prita.

ORI017 mudah didapatkan secara online lewat mitra distribusi (midis) yang bekerjasama seperti bank umum, perusahaan efek, perusahaan efek khusus (APERD Fintech), perusahaan fintech (peer-to-peer lending).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini