Menurut dia penurunan ekspor pada Mei disebabkan oleh turunnya ekspor migas dan nonmigas masing-masing 42,64% dan 27,81%. Di mana penurunan terjadi pada periode yang sama tahun lalu.
"Jadi, apabila dilihat penyebabnya ekspor migas turun 42,64%, migasnya juga turun 27,81% khusus yang yoy," ungkap dia.
Baca Juga: Neraca Dagang Mei 2020, Diprediksi Surplus USD697 Juta
Dia menambahkan, jika dibandingkan dengan posisi Mei 2019, terjadi penurunan ekspor yang cukup tajam. Untuk ekspor migas turun menjadi USD0,65 miliar dari USD1,14 miliar.
"Sementara ekspor non migas turun USD9,88 miliar dari USD13,69 miliar," jelas dia.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.