Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Impor Mei 2020 Anjlok 42,2% Capai USD8,44 Miliar

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 15 Juni 2020 |13:22 WIB
Impor Mei 2020 Anjlok 42,2% Capai USD8,44 Miliar
Kontainer (Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka impor Indonesia mencapai USD8,44 miliar pada Mei 2020. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya (Month to Month/MtM) sebesar 32,65% dan anjlok dibandingkan Mei 2019 (year on year) turun 42,2%.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, mayoritas impor Indonesia pada bulan Mei berasal dari China. Seperti bawang putih, transmisi dan laptop.

 Baca juga: Impor Dibatasi selama Pandemi Covid-19

"Impor dari China selama Mei 2020 kontribusinya sebesar 28,13%. Dan impor utama dari China yakni Bawang Putih transmisi dan laptop," ujar Kecuk sapaan akrabnya di Kantor BPS Jakarta, Senin (15/6/2020).

Kemudian, lanjut dia, impor kedua berasal dari Amerika Serikat (AS). Beberapa komoditas barang yang diimpor antara lain kacang kedelai (soybean), gandum dan kapas.

"Jadi impor dari negara Asean masih menyumbang 19,81% ke Indonesia. Lalu ada dari Uni Eropa sebesar 7,73%," ungkap dia.

 Baca juga: Impor dari China Naik Jadi USD762,3 Juta di April 2020

Dia menjelaskan total impor Mei berdasarkan penggunaan barang, impor barang konsumsi selama Januari-Mei mengalami penurunan sebesar 10,32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kemudian, bahan baku dan penolong mengalami penurunan 15,28%.

"Lalu juga barang modal mengalami penurunan 11,75%. Sementara komposisinya tidak berubah 75% impor kita berupa bahan baku penolong, 15,33% merupakan barang modal," pungkas dia.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement