JAKARTA - Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) jatuh pada penutupan perdagangan Senin sore (Selasa pagi WIB) setelah Federal Reserve AS (The Fed) atau Bank Sentral AS mengumumkan stimulus pembelian obligasi korporasi individu di pasar sekunder.
Stimulus The Fed ini memicu langkah risk-on yang membuat saham-saham AS lebih tinggi dan aset safe-haven seperti dolar AS lebih rendah.
Baca Juga: Dolar AS Lebih Unggul, Harga Emas Dunia Turun Lagi
Melansir Reuters, Jakarta, Selasa (16/6/2020), The Fed mengatakan akan membeli obligasi korporasi pada Selasa melalui pasar sekunder fasilitas kredit korporasi (SMCCF), salah satu dari beberapa fasilitas darurat yang baru-baru ini diluncurkan oleh bank sentral AS untuk meningkatkan fungsi pasar setelah babak belur akibat virus corona.
Bank sentral akan menggunakan pendekatan pengindeksan saat melakukan pembelian yang bertujuan untuk menciptakan portofolio yang didasarkan pada indeks pasar yang luas dan beragam dari obligasi korporasi AS.
Indeks dolar AS turun 0,47% dalam perdagangan sore di Amerika Utara menjadi 96,73. Terhadap euro, dolar melemah 0,52% menjadi USD1,131 dan terhadap pound turun 0,36% ke USD1,259. Terhadap yen Jepang, dolar datar di 107,33 yen terhadap dolar.
"Pergantian yang Anda lihat dengan dolar bertepatan dengan pengumuman The Fed tentang membuat indeks untuk membeli portofolio obligasi. Pasar menganggap itu sebagai sinyal risiko dan Anda melihat imbal hasil treasury naik di belakang itu. Dan itu bertepatan dengan sedikit risiko dalam mata uang juga. Jadi, dolar mengubah lintasan dari hari sebelumnya," kata manajer portofolio di Manulife Asset Management Charles Tomes,
Baca Juga: Wall Street Menang Banyak Ditopang Stimulus The Fed
Dalam perdagangan semalam, aset berisiko telah jatuh karena meningkatnya kekhawatiran gelombang kedua virus corona yang telah mengangkat dolar.
China kembali membatasi beberapa daerah setelah Beijing melaporkan infeksi baru virus corona terbesar sejak Februari. Di Amerika Serikat, lebih dari 25.000 kasus baru dilaporkan pada hari Sabtu.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.