Share

Surat Tak Lengkap, Ribuan Penumpang Ditolak Naik Kereta

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 16 Juni 2020 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 320 2231122 surat-tak-lengkap-ribuan-penumpang-ditolak-naik-kereta-IOUB1BqVqB.jpg Ribuan Penumpang Kereta Ditolak karena Berkas Protokol Covid-19 Tidak Lengkap. (Foto: Okezone.com/KAI)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai mengoperasikan kereta jarak jauh mulai 12 Juni 2020. Namun tidak semua penumpang bisa kembali naik kereta karena ada kendala terkait persyaratan protokol Covid-19.

Petugas boarding memverifikasi seluruh persyaratan penumpang Kereta Api pada masa New Normal dengan ketat. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat dan menjadikan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan sehat sampai tujuan.

Baca Juga: KA Jarak Jauh Beroperasi Kembali, 3.384 Tiket Ludes Terjual

“Sejak dioperasikannya kembali KA Reguler mulai 12 Juni, terdapat 1.709 penumpang KA Jarak Jauh yang ditolak berangkat pada tahap verifikasi berkas persyaratan untuk melakukan perjalanan,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, dalam keterangan KAI, Selasa (16/6/2020).

Baca Juga: Besok Mulai Beroperasi, Begini Cara Naik Kereta Jarak Jauh

Joni menjelaskan, KAI telah menjual 7.888 tiket KA Jarak Jauh pada periode keberangkatan 12 sampai 15 Juni 2020. Adapun 6.094 penumpang diperkenankan melanjutkan perjalanan, dan 1.709 penumpang atau 22% sisanya ditolak berangkat karena tidak memenuhi persyaratan.

Penumpang yang ditolak berangkat didominasi oleh penumpang yang tidak menyertakan surat bebas Covid-19 di mana hal tersebut diwajibkan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 7 Tahun 2020.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini