Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani, Defisit ABPN Bisa Kembali ke 3%?

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2020 |04:02 WIB
Sri Mulyani, Defisit ABPN Bisa Kembali ke 3%?
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Facebook Sri Mulyani)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyiapkan langkah untuk mengembalikan defisit APBN sebesar 3% sesuai dengan Undang-Undang Keuangan Negara. Di mana saat ini, defisit APBN 2020 diperkirakan membengkak jadi Rp1.039,2 triliun atau 6,34%.

Sri Mulyani mengatakan diperlukan disiplin fiskal supaya ekonomi nasional kemabli normal. Dengan demikian defisit APBN pada 2022 bisa kembali sebesar 3%.

Sebelumnya, KEM-PPKF adalah dokumen yang akan digunakan sebagai bahan Pembicaraan Pendahuluan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2021.

Kebijakan yang tertuang di dalam KEM-PPKF 2021 penting untuk dipahami kita semua karena disusun dalam kondisi yang luar biasa (extraordinary) di tengah pandemi COVID-19. KEM-PPKF kali ini didesain agar APBN tetap mampu menjadi instrumen untuk melindungi masyarakat yang paling terdampak, memperkuat ekonomi domestik, dan pemulihan kesehatan serta ekonomi nasional.

Baca Selengkapnya: Mimpi Sri Mulyani Balikkan Defisit APBN 3% Setelah 2022

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement