
Manajemen Marriot memecat sejumlah karyawan pada awal Maret lalu. Mereka tak merinci secara detil ihwal berapa orang karyawan yang dilakukan pemangkasan.
Baca juga: Ini Berbagai Upaya Kemenaker Guna Jaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19
"Dampak keuangannya lebih parah dan berkelanjutan dibandingkan serangan 9/11 dan krisis keuangan 2008 lalu. Bahkan, dampak kedua peristiwa digabungkan pun, tidak lebih parah dari dampak corona," tulis manajemen Marriott.
Sebelumnya, Hyatt juga mengumumkan pada bulan lalu bahwa mereka telah memutus hubungan kerja kepada 1.300 karyawan. “karena penurunan bersejarah dalam permintaan perjalanan dan lambatnya laju pemulihan,” kata manajemen Hyatt.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.