Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelanggan Cicil Bayar Listrik Bebani Keuangan PLN

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2020 |12:59 WIB
Pelanggan Cicil Bayar Listrik Bebani Keuangan PLN
Listrik (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Lonjakan tagihan listrik membuat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus mengeluarkan kebijakan perlindungan lonjakan. Di mana, kelebihan tagihan Juni akan dapat dicicil 3 bulan setelahnya.

Namun, menurut Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, skema perlindungan tersebut diperuntukan bagi masyarakat yang mengalami kenaikan di atas 20%. Tapi, hal ini mempengaruhi keuangan PLN.

 Baca juga: PLN Catat Ada Pelanggan yang Tagihan Listriknya Melonjak hingga 200%

"Secara keuangan, skema tersebut akan membuat beban keuangan PLN bertambah," ujarnya saat RDP dengan Komisi VII DPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Langka tersebut diambil, lanjutnya, supaya pelanggan tepatnya yang menghadapi masa-masa sulit karena Pandemik Covid-19 tidak menanggung beban tambahan secara langsung. Di mana, akibat lonjakan pemakaian listrik tersebut.

 Baca juga: Polemik Tagihan Listrik, Ternyata 1 kWh Bisa untuk Kulkas 2 Pintu hingga TV LCD

"Terhadap keluhan yang disampaikan kepada pelanggan PLN mengucapkan terima kasih sehingga keluhan tersebut menjadi perhatian bersama," ujarnya.

Sebelumnya, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengeluarkan kebijakan soal meringankan beban masyarakat yang mengalami lonjakan tagihan listriknya saat work from home (WFH). Pasalnya, perhitungan meteran listrik berdasarkan rata-rata 3 bulan terakhir.

 Baca juga: Terungkap, Ini Penyebab Tagihan Listrik PLN Pelanggan Jadi Bengkak

Menurut Senior Executive Vice President Bisnis & Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono, masyarakat yang mengalami lonjakan tagihan listrik itu bisa dicicil.

"Jadi kami mempunyai perhitungannya. Diprediksi 60% dari kenaikan dicicil selama 3 bulan mulai bulan depan. Sedangkan 40% dari kenaikan dibayarkan pada Juni ini," ujar dia.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement