Cara UMKM agar Selamat dari Krisis Pandemi Covid-19

Kamis 18 Juni 2020 17:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 320 2232401 cara-umkm-agar-selamat-dari-krisis-pandemi-covid-19-jbExBt5i2I.jpg Belanja Online (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga terkena dampak pandemi Covid-19. Untuk itu, harus ada upaya penyelamatan UMKM salah satunya melalui peningkatan penetrasi pasar.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan jembatan antara UMKM dan bisnis skala besar sebenarnya sudah ada. Jembatan itu adalah marketplace digital yang memudahkan pelaku UMKM memasarkan produk mereka secara online.

Sayang, masih banyak pelaku UMKM yang belum bergabung dengan marketplace digital. Baru ada 13% pelaku UMKM yang bergabung di marketplace digital.

Baca Juga: Cara Ajukan Bebas Bayar Pajak Selama 6 Bulan bagi UMKM

"UMKM yang bergabung dengan marketplace mencatatkan pertumbuhan penjualan selama pandemi, namun jumlahnya masih sangat kecil. Masih ada 87% UMKM yang belum terhubung," kata Teten dilansir dari Solopos, Kamis (18/6/2020).

Teten menybut krisis pandemi Covid-19 berbeda dengan krisis ekonomi 1998. Pada 1998, UMKM menjadi salah satu penyelamat perekonomian nasional. Namun pada krisis Covid-19, Teten menyebut UMKM sebagai salah satu sektor yang paling tertekan.

Dengan komposisi UMKM yang mendominasi bisnis di Tanah Air, dia menyatakan penyelamatan sektor ini menjadi krusial karena bakal berdampak pada upaya minimalisir peningkatan tingkat kemiskinan dan pengangguran.

Baca Juga: UMKM Akan Bebas Pajak Selama 6 Bulan

"Barang kali masalah UMKM bisa dibenahi, kita bisa mencegah laju pertambahan kemiskinan dan pengangguran yang terlalu dalam," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani menyatakan komitmen pihaknya dalam memberi asistensi bagi UMKM.

 

Sektor ini disebutnya memiliki posisi strategis dalam menjaga perekonomian nasional mengingat tingkat pemutusan hubungan kerja (PHK) diperkirakan mencapai 30% sampai 40% di berbagai sektor saat pandemi Covid-19.

"Salah satu penampung dari korban PHK ini adalah UMKM. Mereka harus menjadi penopang, jangan sampai perekonomian masyarakat terpuruk lebih dalam," kata Hariyadi.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini