Mal di Jakarta Masih Sepi, Pengelola: Kalau Landai Berarti Aman

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 21 Juni 2020 18:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 21 320 2233860 mal-di-jakarta-masih-sepi-pengelola-kalau-landai-berarti-aman-FPKgbHypW4.jpg Ritel (reuters)

JAKARTA - Pemerintah telah membuka kembali pusat perbelanjaan dan mal sejak kemarin. Namun, tampaknya pengunjung masih terlihat sepi sejalan wabah corona atau covid-19 yang masih tersebar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, Ellen Hidayat mengaku tak heran bila situasi mal di wilayah Ibu Kota masih terpantau sepi pengunjung. Sebab, berdasarkan aturan dari pemerintah pun diatur bahwa pusat perbelanjaan hanya boleh terisi maksimal 50 % dari kapasitasnnya.

 Baca juga: Mal Sepi, Bagaimana Pendapatan Pengelola?

“Bukankah memang ada pembatasan 50%,” kata Ellen kepada Okezone, Minggu (21/6/2020).

Ia menyebut, dengan mal masih sepi pengunjung menunjukkan bahwa tak ada pengusaha mal yang bandel. Dirinya sudah mengimbau agar seluruh pelaku bisnis mengikuti arahan dari pemerintah daerah supaya kondisi perekonomian kembali pulih.

 Baca juga: Weekend, Pengunjung Mal Masih Sepi

“Artinya kalau landai maka aman ya,” ujarnya.

Seperti diketahui, akhir pekan pertama untuk pusat perbelanjaan tidak membuat pengunjung mal ramai. Sejak dibuka kembali pada 15 Juni 2020, terlihat antusias masyarakat untuk ke mal masih belum seramai beberapa waktu sebelum pandemi virus corona meluas.

Salah satu mal, Grand Indonesia terpantau pengunjung yang datang masih relatif sepi. Dari pantauan Okezone, pengunjung mal masih relatif sepi, hanya ada beberapa yang sudah mulai datang untuk sekedar berbelanja pakaian hingga makan dan minum.

Heni (45), petugas restoran menyebut, pembeli masih sepi belum banyak seperti sebelum adanya pandemo Covid-19. Bahkan hampir seminggu ini, tidak ada antrian untuk memesan makannya.

"Biasanya hari Sabtu-Minggu ramai banget pembeli sejak siang. Namun hari ini pembeli masih sepi dari sebelum Covid-19," ujar dia kepada Okezone, kemarin.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini