Mal di Sejumlah Daerah Ini Siap Terapkan New Normal

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 22 Juni 2020 08:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 320 2234041 mal-di-sejumlah-daerah-ini-siap-terapkan-new-normal-vLPIHI64Ja.jpg Mal di Jakarta Kembali Buka. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Pusat perbelanjaan atau mal secara bertahap mulai kembali dibuka, dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Seperti di wilayah Jakarta, mal-mal sudah beroperasi sejak 15 Juni 2020.

Guna mendukung masyarakat produktif dan aman meski di tengah pandemi virus corona, para pengelola mal pun sudah mempersiapkan protokol kesehatan untuk para karyawan, tenant hingga pengunjung. Prioritas utama dalam protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, pembatasan kapasitas hingga jaga jarak.

Protokol tersebut dilakukan oleh seluruh mal PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL). Bahkan, mal yang dikelolanya siap menerapkan new normal.

Baca Juga: Mal Dibuka Terbatas, Pemulihan Perekonomian Masih Sulit Diproyeksi

Adapun, mal Pollux tersebut antara lain, Pollux Mall Paragon (Semarang), Pollux Mall Central City (Semarang), Pollux Mall Lafayette (Semarang), Pollux Mall Chadstone (Cikarang) dan Pollux Mall Meisterstadt yang akan beroperasi akhir tahun ini (Batam).

Komisaris Utama PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Jenderal (Purn) Timur Pradopo mengatakan bahwa ini semua bagian dari komitmen perusahaan untuk menyambut new normal. Di mana, harus bisa disiplin dan menaati peraturan yang ada.

"Kita ikut anjuran gugus tugas dan pemerintah. Contoh liftnya sudah tidak perlu disentuh, suhu ditest, dan juga kepadatan di dalam mall kita jaga menyesuaikan dengan luasan yang ada di mall kami," kata Jenderal (Purn) Timur Pradopo, dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Baca Juga: Mal Sepi, Bagaimana Pendapatan Pengelola?

General Manager Pollux Mall Paragon, Lie Jemmy menyampaikan bahwa dalam persiapan menuju New Normal, Pollux berlakukan protokol kesehatan untuk pencegahan dalam pandemi Covid-19. Dari awal, mewajibkan pengunjung untuk pakai masker, bila tidak pakai masker ttak diperbolehkan masuk.

Selain itu, lanjutnya, suhu badan maksimal 37,5 derajat celcius. Mal Pollux juga menyediakan hand sanitizer di setiap lobby masuk, hingga pembatas jarak.

“Dalam masa transisi ini belum semua tenant dibuka. Baru 80% -88% tenant yang baru buka, semuanya akan kita jaga sebaik-baiknya. Ada beberapa tenant yang belum diijinkan pemerintah untuk dibuka diantaranya bioskop XXI dan food court juga belum maksimal dalam operasinya,” kata Jemmy.

Sebelumnya, Dalam rangka memantau seluruh fasilitas dan protokol kesehatan dalam menghadapi tatanan baru, di masa transisi menuju New Normal, Panglima TNI Marsekal TNI DR. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., berkunjung ke Pollux Mal Paragon, Jl. Pemuda Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hadir juga dalam mendampingi Panglima TNI dan Kapolri, diantaranya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi serta Pangdam IV Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan kepada manajemen pusat perbelanjaan Mal Paragon untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan arahan Gugus Tugas Covid-19. Rombongan lalu berkeliling melihat penataan pedagang yang menerapkan physical distancing, kemudian melanjutkan pengecekan di Mal Paragon. Di mal ini tampak semua pengunjung dicek suhu tubuhnya. Saat rombongan Hadi dan Idham datang, ada tes swab acak yang dilakukan ke pengunjung mal.

"TNI dan Polri dalam rangka membantu pemerintah daerah untuk mendisiplinkan protokol kesehatan apakah mereka sudah sesuai dengan SOP yang dikeluarkan oleh mabes TNI atau mabes Polri. Ternyata mereka sudah melaksanakan sesuai ketentuan antara lain ketika masyarakat masuk depan mal sudah di-screening lihat temperatur apabila dibawah 37,5 derajat dipersilakan masuk," kata Hadi di Paragon Mall, Semarang.

"Demikian juga apabila ada yang temperatur lebih dari 37,5 maka akan diserahkan ke gugus tugas untuk dapat perawatan," imbuhnya.

Sementara itu, dari pantauan Okezone di lapangan, mal Grand Indonesia mulai dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan sejak pintu masuk, Grand Indonesia dijaga ketat oleh keamanan yang berlapis.

Pertama ada pihak keamanan dari Grand Indonesia. Kemudian ada juga pihak keamanan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Sejak pintu masuk, para pengunjung akan diminta untuk mengantre masuk dengan menjaga jarak. Ada petunjuk jaga jarak yang ditempel di lantai mal.

Saat masuk, pengunjung juga akan dilakukan pemeriksaan tas oleh petugas keamanan mal manual. Namun jika ada pengunjung yang tidak tertib akan langsung ditegur baik itu security mal atau oleh TNI dan Polisi.

Setelah melewati itu, pengunjung akan dilakukan pemeriksaan kembali dengan melewati metal detector. Pada titik ini, juga akan dijaga ketat oleh petugas mal, kepolisian dan TNI.

Setelah itu, ketika masuk pintu mal pengunjung akan dicek suhu tubuhnya lewat thermal camera. Jika suhu tubuhnya tidak normal dan ditemukan gejala, maka tidak diperkenankan untuk masuk.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini