Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Angka Kemiskinan di RI Bisa 28 Juta Orang, Pengangguran 12,7 Juta Orang

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2020 |15:00 WIB
Angka Kemiskinan di RI Bisa 28 Juta Orang, Pengangguran 12,7 Juta Orang
Kemiskinan RI Meningkat Akibat Virus Corona. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Dampak virus corona tidak hanya mengerikan bagi kesehatan tapi juga angka kemiskinan dan pengangguran. Keduanya bisa kembali double digit, setelah sebelum ada Covid-19, angka kemiskinan dan pengangguran sudah semakin baik.

Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, tingkat kemiskinan tahun lalu pada September 2019 mencapai 9,22%. Namun sejak Covid-19, angka kemiskinan kembali bertambah.

Baca Juga: Sri Mulyani Berbenah Turunkan Pengangguran dan Kemiskinan di 2021

"Bila tanpa intervensi, kemisinan bisa capai 10,63% yaitu naik sekitar hampir 4 juta orang dari 24 juta kemiskinan ke 28 juta. Dengan intervensi bisa kita tekan jadi 9,7%-10,2% atau kita tekan 2 juta dan mudah-mudahan secara rasio masih bisa satu digit dan di 2021 ditarget 9,2%-,9,7%," tuturnya, dalam rapat langsung dengan Komisi VI DPR, Jakarta, Senin (22/6/2020).

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka 7,7%-9,1% karena 2020 pengangguran tambah 4-5,5 juta dan kalau terus dikhawatirkan 2021 pengangguran sampai 10,7-12,7 juta. Hal ini pun menjadi fokus pemerintah untuk segera diatasai.

Baca Juga: Aliran Modal Asing Masuk Indonesia Tembus Rp102 Triliun

"Kita harap bisa diperbaiki sebelum pandemi. Rasio gini tidak terlalu jauh karena ketidakmampuan yang dibagiraktaka. Indeks pembangunan manusi tetap dikisar 72,95 dan target pembangunan penurunan emisi gas rumah kaca bisa turun 23%-25%," tuturnya.

Jadi, lanjut Suharso, itu yang akan dilakukan pada 2021, di mana instrumen dalam pertumbuhan seperti industri, pariwisata dan infrastruktur menjadi fokus. Termasuk juga sektor pertanian dan yang lainnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement