Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani Ajukan Redesain Sistem Keuangan Negara, Ada Tujuannya?

Taufik Fajar , Jurnalis-Selasa, 23 Juni 2020 |12:25 WIB
Sri Mulyani Ajukan Redesain Sistem Keuangan Negara, Ada Tujuannya?
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Youtube Komisi XI DPR)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengajukan desain ulang (redesain) sistem keuangan negara. Tujuan redesain supaya penggunaan anggaran lebih efisien dan terjadi sinkronisasi program antara kementerian dan lembaga (K/L) serta pemerintah daerah (Pemda).

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, redesain sistem keuangan perlu dilakukan dengan tujuan implementasi kebijakan money follow program, memperkuat penerapan anggaran berbasis kinerja, meningkatkan konvegensi program dan kegiatan antar K/L.

Baca Juga: Biaya Rapid Test Dikeluhkan, BPK Bakal Periksa Anggaran Covid-19

"Keselarasan rumusan program dan kegiatan antara dokumen perencanaan yang mudah dipahami oleh publik. Mendorong K/L menerapkan value for money dalam proses perencanaan dan penganggaran serta pelaksanaannya," tuturnya, dihadapan Anggota Komisi XI DPR, Selasa (23/6/2020).

Kemudian, redesain perlu supaya terjadi sinkronisasi rumusan program belanja K/L dengan belanja daerah. Meski dirinya mengakuin bahwa ini tantangan yang luar biasa karena di daerah ada APBD yang perumusannya dibahas dengan DPRD.

Baca Juga: Tantangan Kelola APBN saat Corona, Sri Mulyani: Ini Peristiwa 100 Tahun Sekali

"Tapi ada jalur alokasi dari pusat ke DAU, DAK hingga Dana Desa. Aliran ini sinkronkan akan luar biasa. Kemudian menyelesaikan visi dan misi Presiden, fokus pembangunan serta 7 agenda pembangunan," tuturnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement