RI Tak Perlu Impor, Stok Beras Dipastikan Aman hingga Akhir Tahun

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 23 Juni 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 320 2234952 ri-tak-perlu-impor-stok-beras-dipastikan-aman-hingga-akhri-tahun-RTyHbpKMWR.jpg Ilustasi Beras (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengatakan pihaknya terus melakukan penyerapan gabah kering panen dari petani meskipun masa panen raya telah berlalu. Diprediksi pada September-November 2020 penyerapan gabah akan kembali masif seiring dengan musim panen raya kedua.

"Kita akan serap gabah sebanyak mungkin karena itu untuk cadangan beras kita. Kita berusaha mengutamakan produksi beras dalam negeri. Kalau toh harus impor, harus disesuaikan dengan kebutuhan saja," ujar dia pada Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Baca Juga: India Lockdown, Impor Daging Kerbau 100.000 Ton Terhambat

Dirinya juga memastikan penyaluran beras Bulog cukup sampai bulan Desember 2020. Di mana bulan Oktober hingga November diperkirakan ada panen kembali.

"Maka itu kita akan serap lagi sebanyak-banyaknya. Karena itu merupakan cadangan dan kita berusaha untuk tetap mengutamakan produksi dalam negeri," ungkap dia.

Baca Juga: Bulog Kuasai 1,4 Juta Ton Beras, Aman Sampai Akhir Tahun

Kemudian, lanjut dia, apabila harus impor beras itu disesuaikan dengan kebutuhan atau kekurangan saja. Tapi hitungan Bulog dan Kementerian Pertanian sesuai data bps dan asumsi Bank Indonesia, sampai Desember cukup dan tidak perlu impor.

"Prediksi cuaca warning tentang pangan kita sudah sikapi. Maka sekarang kita menyerap sebanyak mungkin. Cadangan di Bulog sekarang 1,4 juta ton. Kita juga menyalurkan ke Pemda yang sekarang rata-rata menyalurkan bansos beras," tandas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini