Share

6 Cara Bangkitkan Perdagangan Indonesia di New Normal

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 25 Juni 2020 08:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 25 320 2235981 6-cara-bangkitkan-perdagangan-indonesia-di-new-normal-PqlvueZBn1.jpg Upaya Kemendag Bangkitkan Perdagangan RI. (Foto: Okezone.com/Pelindo I)

JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyiapkan beberapa cara untuk membangkitkan sektor perdagangan Indonesia di tengah pandemic virus corona. Mulai dari memudahkan dan mempercepat perizinan hingga memberikan pelatihan untuk calon eksportir baru.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, pihaknya memiliki enam kebijakan strategis untuk memulihkan kondisi perdaganan di era new normal atau tatanan hidup baru nanti. Pertama, mempermudah dan mempercepat pelayanan penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) barang ekspor melalui penerapan affixed signature dan stamp.

Baca Juga: Surplus Neraca Dagang, China Masih Dominasi Ekspor-Impor Indonesia

“Kedua, menerapkan automatic authentification dalam pemrosesan perizinan ekspor dan impor bagi reputable traders,” kata Agus dalam diskusi virtual, Rabu (24/6/2020).

Dia menambahkan, peningkatan dan percepatan layanan ekspor-impor dan pengawasan melalui National Logistic Ecosystem (NLE).

“Keempat, peningkatan fasilitasi dan pelayanan informasi ekspor, promosi ekspor serta business matching secara virtual melalui perwakilan perdagangan,“ ujarnya.

Baca Juga: Ekspor Indonesia Lesu, Sri Mulyani Justru Fokus pada Impor

Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya juga akan melakukan pelatihan kepada calon eksportir baru, baik yang dilaksanakan oleh Kementerian Perdagangan maupun yang dilakukan melalui bekerja sama dengan beberapa lembaga dan mitra dagang agar saat situasi kembali normal, pelaku usaha siap memanfaatkan peluang ekspor yang ada.

“Terakhir, mengusulkan insentif berupa asuransi atau kredit ekspor atau pembiayaan lainnya kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia bagi eksportir terdampak Covid-19,” katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini