Masyarakat Mulai Sadar Pentingnya Sertifikat Tanah, Ada yang Rela Bayar Rp82 Juta

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 15:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 26 470 2236895 masyarakat-mulai-sadar-pentingnya-sertifikat-tanah-ada-yang-rela-bayar-rp82-juta-ZI5sILPKls.jpg Sertifikat tanah (NRICafe)

JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil menilai kesadaran masyarakat tentang sertifikat tanah ini semakin tinggi. Hal tersebut ditandai dengan semakin besarnya tuntutan masyarakat terkait sertifikat tanah.

Oleh karena itu, pemerintah akan mengintensifkan program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Langkah ini dilakukan agar pembuatan sertifikat ini menjadi lebih cepat dan murah

 Baca juga: Serahkan 6.014 Sertifikat Tanah Secara Virtual, Sofyan Djalil: Kalau Dititip ke Kades Bisa Lupa

"Semakin kita melakukan pekerjaan lebih cepat, lebih besar lagi tuntutan masyarakat kepada kita. Tuntutan itu baru akan berkurang kalau nanti seluruh tanah sudah terdaftar atau mungkin sudah bersertifikat," ujarnya dalam acara pembagian sertifikat tanah secara virtual, Jumat (26/6/2020).

Menurut Sofyan Djalil, pentingnya masyarakat ini ditandai dengan upaya yang dilakukan untuk membuat sertifikat. Bahkan, beberapa orang rela membayar jutaan rupiah untuk membuat sertifikat.

 Baca juga: Sofyan Djalil Marah Warga Dimintai Rp82 Juta demi Sertifikat Tanah

"Ini menunjukan masyarakat begitu merasakan pentingnya sertifikat. Mahal pun mereka bayar. Maka program PTSL tidak perlu bayar layanan ke BPN walaupun memang ada biaya biaya yang harus dibayarkan waktu menyiapkan dokumen di lapangan," jelasnya.

Menurut Sofyan, dari hasil laporan tersebut ada seseorang yang hendak membuat sertifikat untuk satu keluarga yang berisi lima orang. Adapun biaya yang diminta untuk membuat sertifikat mencapai Rp82 juta.

Angka tersebut terdiri dari Rp42 juta ditambahkan Rp28 juta untuk jasa pengukuran. Lalu ditambah lagi sekitar Rp12 juta untuk biaya jalan dan sebagainya.

Memang menurut Sofyan, dirinya tidak mengetahui cara apa yang digunakan oleh masyarakat tersebut apakah menggunakan calo atau yang lainnya. Namun tetap saja, jika memang benar hal ini menjadi sebuah pukulan karena masyarakat justru lebih percaya dengan calo dan rela membayar mahal untuk membuat sertifikat tanah.

"Biayanya Rp42 juta tambah Rp28 juta itu sekitar Rp70 juta tambah uang jalan Rp12 juta ada sekitar Rp82 juta. Apakah saya harus bayar,' jelasnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini