Berdasarkan data Google Mobility per 22 Juni disebutkan bahwa mobilitas atau pergerakan penduduk ke pusat perbelanjaan dan rekreasi minus 21%. Sementara untuk spesifik di daerah Jakarta mengalami minus 31%.
Baca juga: Ini Berbagai Upaya Kemenaker Guna Jaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19
"Ini indikasi masyarakat masih khawatir adanya pandemi sehingga tetap menunda pergi ke pusat perbelanjaan," jelasnya
Selain itu, ada tekanan yang cukup berat pada daya beli di kelompok bawah. Sedangkan kelompok menengah atas justru lebih memilih untuk menahan spendingnya.
"Selain itu di kelompok masyarakat menengah bawah terjadi tekanan hebat pada daya beli. Di kelompok masyarakat menengah atas cenderung saving atau menyimpan uang," kata Bhima.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.