Daftar 7 Perusahaan Asal AS hingga Jepang yang Pindahkan Pabrik ke Indonesia

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 17:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 320 2238938 daftar-7-perusahaan-asal-as-hingga-jepang-yang-pindahkan-pabrik-ke-indonesia-HeOrP3t0L6.jpg 7 Perusahaan Asing Relokasi Parbik ke Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat sebanyak 7 perusahaan asing yang berasal dari Amerika Serikat, Jepang, Taiwan dan Korea Selatan memastikan akan merelokasi usahanya ke Indonesia. Hal ini menjadi momentum bagus di tengah pandemic Covid-19.

Upaya negosiasi dan fasilitasi yang dilakukan oleh BKPM pun mendapat apresiasi dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat dirinya melakukan kunjungan kerjanya ke Kawasan Industri Terpadu Batang di Jawa Tengah.

“Saya senang yang 7 perusahaan sudah masuk, selanjutnya 17 potensi investasi sebesar USD37 miliar harus dikawal, dikejar dan dilayani. Tingkatkan competitiveness, jangan sampai kejadian 2019 kejadian lagi (tdk ada perusahaan yg relokasi ke Indonesia),” ujar Presiden Jokowi, dalam keterangan BKPM, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga: Presiden Jokowi Senang 7 Perusahaan Asing Pindahkan Pabrik ke Indonesia, 5 dari China

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, proses menarik investasi dari 7 perusahaan ini dilakukan secara intensif. Secara khusus, Kepala BKPM membentuk tim satuan tugas (satgas) khusus relokasi investasi. Tim tersebut kemudian mengawal perizinan perusahan mulai dari kementerian/lembaga terkait hingga pemerintah daerah.

“Prosesnya sangat intensif. Kami langsung ‘ketuk pintu’ perusahaan satu per satu, untuk meyakinkan bahwa Indonesia adalah lokasi yang tepat bagi pabriknya. Luar biasa tantangannya. Tapi justru disitulah BKPM harus bekerja kreatif dan responsif. Kita lakukan pendekatan yang tidak biasa. Dan alhamdulillah sudah ada hasilnya di tahap awal ini,” jelas Bahlil.

Baca Juga: Asing Pindahkan Pabrik ke RI, Jokowi: Layani Investor dari A sampai Z

Ketujuh perusahaan yang merelokasi investasi adalah Alpan Lighting (PT CDS Asia) dari Amerika Serikat, bidang usaha industri lampu dengan tenaga surya; Sagami Electric (PT Sagami Indonesia) dari Jepang, bidang usaha industri komponen elektronika, Denso (PT Denso Indonesia) dari Jepang, bidang usaha industri suku cadang kendaraan bermotor, Panasonic (PT Panasonic Manufacturing Indonesia) dari Jepang, bidang usaha industri barang elektronika.

Kemudian, Meiloon (PT Meiloon Technology Indonesia) dari Taiwan, bidang usaha industri speaker, audio dan video elektronik, Kenda Tire (PT Kenda Rubber Indonesia) dari Taiwan, bidang usaha industri ban; serta LG Electronics (PT LG Electronics Indonesia) dari Korea Selatan, bidang usaha industri perlengkapan elektronika.

(fbn)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini