Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Hanya 163.600 Orang pada Mei 2020

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 01 Juli 2020 18:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 320 2239647 kunjungan-turis-asing-ke-indonesia-hanya-163-600-orang-pada-mei-2020-lOvGtCBRXC.jpg Kunjungan Turis Asing (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) pada Mei 2020 hanya 163.600 orang. Angka ini mengalami sedikit kenaikan 3,10% dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, dibandingkan periode yang sama tahun lalu justru mengalami penurunan 86,90%. Pada Mei 2019 lalu, ada 1,24 juta wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

Baca Juga: Pelanggan Bisnis dan Industri Kecil Dapat Listrik Gratis hingga Oktober 2020 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, mulai terjadi peningkatan di beberapa tempat saja. Namun justru mayoritas, jumlah wisman masih lebih rendah di beberapa pintu masuk.

"Kenaikan terjadi di beberapa tempat tapi penurunan tinggi terjadi hampir di semua pintu masuk," ujarnya dalam telekonferensi, Rabu (1/7/2020)

Kecuk menambahkan, dari jumlah kunjungan wisman tersebut yang menggunakan transportasi darat tercatat sebanyak 114,7 ribu orang atau 70,1%. Sementara untuk sektor laut tercatat 48,4 ribu orang atau sebesar 29,6%.

"Angkutan udara hampir mendekati nol sebesar 0,3%," imbuh dia.

Baca Juga: Menko Luhut Minta Pejabat Beli Produk Lokal untuk Kebutuhan Pribadi 

Sementara itu, menurut kebangsaan jumlah wisman pada Mei 2020 berasal dari Timor Leste sebesar 49,8%. Posisi kedua diikuti oleh Malaysia sebanyak 40,6% dan China 1,2%.

"Kalau kita bandingkan tahun lalu hampir negara kebangsaaan terjadi penurunan tajam. Kuwait, Yaman hampir 100%. Secara mtm masih ada beberapa wisman yang datang ke Indonesia dari Afrika Selatan meski kecil kemudian Belanda dan Kanada meski sisi absolut belum besar," kata Kecuk

Kecuk berharap agar sektor pariwisata bisa segera rebound sesegera mungkin. Mengingat, sektor pariwisata menjadi sektor yang penting bagi perekonomian negara.

"Kita harapkan ke depan recovery dari sektor pariwisata bisa berjalan mulus," kata Kecuk.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini