Baca juga: Kena PHK, Begini Cara Cerdas Kelola Uang Pesangon
Pertama, dirinya menjelaskan bahwa investor agresif pasti lebih ke saham. Namun, kalau di luar negeri lebih ke cryptocurrency.
"Saran saya bagi teman-teman pemula, jangan terlalu agresif ke saham, karena sekarang itu suasananya tak mendukung," ujarnya.
Apalagi, pergerakan harga saham sangatlah fluktuatif. Dirinya mengimbau jangan tergiur cepat akan murahnya harga saham.
"Saham lagi murah nih ayo masuk aja, tapi kita gak tahu "batuk"-nya sampai kapan, kita gak tau akan terjadi second wave atau apa," ujarnya.