Share

Tergantung Bisnis, Erick Thohir Sebut Ekonomi Pulih 100% di Kuartal I-2022

Suparjo Ramalan, iNews · Kamis 09 Juli 2020 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 320 2243617 tergantung-bisnis-erick-thohir-sebut-ekonomi-pulih-100-di-kuartal-i-2022-UQMggC0THM.jpg Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19 telah berimbas pada krisis ekonomi. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan pemulihan ekonomi nasional secara 100% hanya akan terjadi pada kuartal pertama 2022.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, pemulihan ekonomi dalam negeri tahun ini diperkirakan hanya mencapai 40%-65% saja dan akan naik di angka 75% ada tahun depan. Namun begitu, target PEN pun tergantung pada jenis usaha yang ada.

"Covid-19 ini tidak dapat dipisahkan dengan ekonomi, bahwa ekonomi kita sampai akhir tahun ini, recovery ya mungkin 40% sampai 69%, baru di tahun depan bisa baru 75% ke atas, Ini pun tergantung jenis bisnis, karena kenapa dengan normal baru ini juga banyak dunia usaha pasti berubah pola bisnisnya, harus beradaptasi," ujar Erick dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Baca Juga: Ketika Erick Thohir ke KPK Lewat Pintu Belakang, Ternyata Banyak yang Dibahas 

Erick menjelaskan, perubahan pola bisnis sejumlah sektor usaha menjadi perhatian pemerintah saat ini. Pasalnya, dampak Covid-19 tidak saja bagi kesehatan, namun juga bagi dunia usaha dan ekonomi nasional.

Karena itu, lanjut dia, selaku kementerian yang membidangi banyak industri usaha makro, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai kementerian terkait dan Pemerintah Daerah guna mengambil sejumlah langkah strategi untuk mengatasi dampak yang lebih buruk lagi bagi dunia usaha dan kesehatan.

"Tentu kami dari kementerian BUMN, kita berkoordinasi dengan menteri kesehatan, koordinasi juga dengan semua kementerian termasuk Pemerintah Daerah," ujarnya.

Baca Juga: Erick Thohir: CEO Dunia Sebut Ekonomi Baru Pulih 2022 

Kondisi itu, kata Erick, membuat dia selalu mengingatkan sejumlah direksi di BUMN agar melakukan langkah-langkah dengan benar. Bukan saja persoalan projek yang harus dijalankan, tapi juga mampu membuat terobosan-terobosan baru untuk mampu menangani dampak pandemi tersebut.

"Dan inilah tentu yang kita juga harus jaga di BUMN, bahwa apa yang kita jalankan ini semua melalui proses yang benar. tidak hanya, tadi project base yang dijalankan, bisa juga membuat terobosan-terobosan yang bisa mengurangi beban dari masyarakat dan pemerintah," ungkapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini