Stres Gaji Dipotong? Cobain Nih Cara Tambah Pemasukan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 09 Juli 2020 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 320 2243681 stres-gaji-dipotong-cobain-nih-cara-tambah-pemasukan-XktSIJBEYQ.jpeg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Munculnya pandemi virus corona sangat jauh dari prediksi para pengusaha di dalam maupun luar negeri. Alhasil, pebisnis yang tak siap menerima guncangan krisis akibat pandemi itu usahanya akan gulung tikar. Jika mereka masih ingin mempertahankannya, maka akan membuat kebijakan memotong gaji karyawan agar mengurangi beban keuangan perusahaan.

Efeknya, sebagian masyarakat harus rela tidak menerima tunjangan transportasi dan uang makan dari tempat kerja. Sehingga, gaji yang mereka terima nominalnya tak seperti sebelum pandemi melanda beberapa negara.

Baca Selengkapnya: Gaji ke-13 Jangan Dihabiskan, Sisihkan untuk Biaya Pendidikan Anak

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho meminta para pegawai tak usah stres ketika harus menjalani kenyataan pahit tersebut. Mereka bisa ke luar dari masalah itu jika berani berbisnis.

Dia mencontohkan ada beberapa bisnis yang dinilai akan diminati pasar di saat pandemi masih melanda Indonesia. Salah satunya memulai usaha dengan merintis pembuatan masker dan beberapa alat pelindung diri lainnya.

“Seperti pula produk masker kain ataupun alat-alat pelindung diri,” kata Andy kepada Okezone, Kamis (9/7/2020).

Baca Selengkapnya: Gaji ke-13 PNS Cair, Kesempatan Lunasi Utang Konsumtif

Selain itu, lanjut dia, melihat beberapa masyarakat masih banyak yang melaksanakan kegiatan kerja dari rumah atau work from home (WFH), bisa memanfaatkannya dengan menjual makanan ringan atau makanan beku melalui daring. Sebab, dengan adanya pandemi masyarakat mempunyai kebiasaan baru, yakni berbelanja tanpa melalui tatap muka.

“Bagi yang suka berjualan maka saat ini permintaan untuk snack dan frozen food sedang tinggi,” ujarnya.

Kemudian, bagi mereka yang memiliki jaringan yang luas di pekerjaannya, sebaiknya manfaatkan itu untuk berbisnis multi level marketing atau MLM.

“Bagi yang sukanya berbisnis jaringan bisa pilih MLM, ataupun menjadi agen asuransi bisa menjadi pilihan,” kata dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini