BI Perpanjang Penyesuaian Jadwal Operasional hingga 31 Juli

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 20 2244207 bi-perpanjang-penyesuaian-jadwal-operasional-hingga-31-juli-YzSOQXaWO2.jpg Bank Indonesia (Reuters)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperpanjang kebijakan penyesuaian Jadwal kegiatan operasional dan layanan publik. Hal ini untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Kebijakan tersebut sebelumnya berakhir 15 Juli 2020 menjadi 31 Juli 2020. Dengan demikian jadwal kegiatan operasional dimaksud terhitung setelah tanggal 15 Juli 2020 hingga 31 Juli 2020 tetap mengacu kepada siaran pers BI No.22/24/DKom tanggal 24 Maret 2020.

 Baca juga: Deputi Gubernur BI Akan Diumumkan Senin Depan, Siapa yang Akan Dipilih?

Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, perpanjangan kebijakan memerhatikan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat. Serta hasil koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan dan pelaku industri keuangan.

"Secara berkala, kebijakan ini akan dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan pandemi COVID-19 di Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (10/7/2020).

 Baca juga: Yuk Intip Rekam Jejak 3 Calon Deputi Gubernur BI Pilihan Jokowi

Dirinya mengatakan, dalam masa prakondisi kenormalan baru, kebijakan operasional BI akan mempertimbangkan upaya peningkatan kegiatan produktif secara bertahap. Hal ini dengan senantiasa memerhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

BI mengimbau industri keuangan termasuk Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) untuk tetap mendorong gaya hidup baru (new lifestyle) di masa PSBB transisi ini. "Antara lain dengan menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan COVID-19 baik terkait pribadi maupun dalam rangka pelaksanaan tugas," ujarnya.

Adapun yang diatur adalah:

1. Kegiatan operasional Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), Bank Indonesia Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS), dan Bank Indonesia Electronic Trading Platform (BI-ETP),

2. Kegiatan Operasional Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)

3. Layanan Operasional Kas,

4. Transaksi Operasi Moneter Rupiah dan Valas..

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini