73 Perusahaan Lakukan PHK, Hampir 15.000 Pekerja Jadi Pengangguran

Isty Maulidya, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 320 2244240 73-perusahaan-lakukan-phk-hampir-15-000-pekerja-jadi-pengangguran-4RfNhsd5Fb.png PHK (Foto: Shutterstock)

TANGERANG - Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat sejumlah perusahaan terpaksa gulung tikar dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya karena tidak sanggup lagi membayarkan gaji.

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang sendiri mencatat hingga Juli 2020 sebanyak 73 perusahaan melaporkan telah melakukan PHK terhadap karyawannya. Sementara jumlah karyawan yang terdampak PHK mencapai 8.282 karyawan.

"Sekarang itu sudah ada 73 perusahaan, dengan jumlah terdampak ada 8.282 karyawan. Jadi 6.311 yang di-PHK dan 1.971 karyawan yang dirumahkan," jelas Kepala Disnaker Kota Tangerang, Rakhmansyah, Jumat (10/07/2020).

Baca Juga: Cegah PHK Massal, KAI Butuh Dana Talangan Rp1,25 Triliun 

Rakhmansyah menjelaskan bahwa alasan perusahaan melakukan PHK karena kondisi perusahaan yang sudah tidak stabil. Banyak perusahaan yang sudah tidak sanggup melakukan produksi karena penjualan dari hasil produksi menurun drastis, sehinggap keuntungan yang didapat perusahan berkurang bahkan tidak ada sama sekali.

"Mereka sebetulnya kan berusaha juga, berupaya untuk tidak melakukan PHK. Namun karena kondisi perusahaan baik produksinya ataupun hasil produksinya yg agak susah terjual, kemungkinan kan itu pendapatan berkurang dan otomatis berimbas pada terjadinya PHK itu," lanjut Rakhmansyah.

Sementara itu, jumlah karyawan terdampak PHK di kabupaten Tangerang mencapai 14.910 orang, dan karyawan yang di rumahkan mencapai 9.836 orang.

Disnaker Kabupaten juga mencatat hingga Juli 2020, sekitar 13 perusahaan tutup secara bertahap. Angka tersebut juga diprediksi akan terus bertambah karena ada satu perusahaan lagi yang berencana akan tutup.

"Angka PHK tersebut diprediksi akan terus bertambah apabila situasi pandemi Covid-19 ini masih seperti saat ini," ungkap Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, Jarnaji.

Baca Juga: Jokowi Teken Perpres Baru Kartu Prakerja, Ini Peserta yang Boleh Ikut 

Selama pandemi Covid-19 ini, Disnaker Tangerang membentuk tim monitoring yang akan mendata karyawan terdampak PHK. Tim monitoring juga akan memfasilitasi konseling ketenagakerjaan antara perusahaan dengan serikat pekerja atau dengan pekerja langsung, dan juga menyelesaikan perselisihan paska pemutusan hubungan kerja.

"Data perselisihan hubungan industrial pertanggal 20 Juni 2020 ada 131 kasus, dangan angka penyelesaian 91 kasus dalam proses, perjanjian bersama 15 kasus, anjuran 19 kasus, dan cabut berkas ada enam kasus," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini