Dari Iseng-Iseng Unggah Foto Kue di Medsos, Wanita Ini Kebanjiran Pesanan Brownies

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 320 2244420 dari-iseng-iseng-unggah-foto-kue-di-medsos-wanita-ini-kebanjiran-pesanan-brownies-rjEgYIdkae.jpeg Brownis Sugarbakery.id (Foto: dok. Sugarbakery.id)

JAKARTA – Menjalani sebuah bisnis harus memiliki sebuah konsep yang matang. Namun, teori itu dipatahkan oleh Icha Aisya. Wanita berumur 32 tahun itu justru memulai usaha ketika dirinya iseng-iseng mengunggah foto kue brownies buatannya ke media sosial (medsos). Dari hasil coba-cobanya tersebut mendatangkan keuntungan finansial yang tak terduga.

Ibu satu anak itu mengisahkan awal mula dirinya ketika nyemplung ke bisnis kuliner pada September 2017 lalu. Saat itu, unggahan foto kuenya di medsos mendapatkan beragam komentar dari teman-temannya. Dia pun inisiatif untuk membagikan kuenya itu kepada rekan-rekannya. Kemudian, setelah mencicipi racikan brownies miliknya, Icha diminta untuk menjual makanan ringan tersebut.

Baca juga: Tren Gowes Milenial, Bengkel Sepeda Banjir Order hingga Lembur

“Awalnya enggak niat dijualin, saya posting-posting di Instagram terus banyak yang bilang ‘cobain dong’. Lalu aku coba kirim ke teman, banyak yang bilang enak dan diminta untuk jualin saja. Akhirnya aku mulai open order,” kata Icha pemilik @sugarbakery.id saat berbincang dengan Okezone, Jumat (10/7/2020).

Setelah itu, lanjut dia, dorongan lainnya adalah ketika dirinya sedang hamil usia tujuh bulan dan merasa bosan di rumah tanpa adanya kegiatan. Sehingga, ia meneguhkan hati untuk memulai bisnisnya untuk mengisi kesibukan di kediamannya. Dia memang memiliki hobi untuk mengolah resep-resep menjadi kue yang enak dimakan.

owner sugarbakery

“Karena memang aku suka bikin kue, tapi enggak niat bikin kayak sekarang. Awalnya, karena suka ya buat makan sendiri. Lalu kebetulan aku hamil juga kebanyakan di rumah mulai bosan tuh, jadi ya mulai sering bikin-bikin kue,” ujarnya.

Dia mengaku sengaja memilih usaha kuliner yang jenisnya kue. Dirinya menilai makanan itu mempunyai risiko kegagalan yang kecil bagi seorang pebisnis pemula.

 

“Karena menurutku lebih gampang bikin kue ketimbang masak. Karena kalau masak itu bumbunya lebih banyak dan lidah kita beda. Kalau kue itu Cuma manis atau enggak. Kurang ini atau kurang itu. Enggak terlalu banyak rempahnya. Risikonya juga lebih kecil juga,” kata dia.

Baca juga: Limbah Akar Disulap Jadi Bonsai Bernilai Rupiah

Dia menjelaskan, saat memulai bisnis ini dirinya harus merogoh kocek sebesar Rp4 juta yang dihabiskan untuk membeli peralatan pendukung membuat kue. Contohnya, seperti oven, mixer, loyang, kuas dan lainnya.

“Modal awal itu cuma pakai oven yang kecil banget dan muat 1 loyang, harganya sekitar Rp1 jutaan. Mixer itu sekitar Rp600an. Paling loyang-loyang enggak terlalu mahal. Mungkin modal awal Rp3 hingga Rp4 juta,” katanya.(kmj)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini