Tips Liburan bagi Pekerja yang Terkena PHK, Cari yang Gratisan

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 12 Juli 2020 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 12 320 2245117 tips-liburan-bagi-pekerja-yang-terkena-phk-cari-yang-gratisan-zjLHIAvDqr.jpg Korban PHK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat masyarakat merasa bosan dan ingin pergi bersenang-senang. Mengingat selama kurang lebih tiga bulan lebih, masyarakat diminta untuk berdiam diri di rumah untuk mencegah penularan virus corona.

Apalagi saat ini tempat wisata dan pusat perbelanjaan sudah mulai dibuka kembali. Hal ini tentunya membuat masyarakat gatal ingin piknik atau hanya sekedar berjalan-jalan ke mal untuk makan.

Baca Juga: Gelombang PHK, Pengusaha 'Lempar Handuk' soal Uang Pesangon 

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, saat seperti ini ada baiknya masyarakat mulai membatasi anggaran untuk bersenang-senang atau yang sifatnya lifestyle. Bahkan bagi mereka yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ada baiknya untuk menghentikan lebih dahulu kebiasaan untuk belanja atau piknik.

"Kalau saya memang membahasakannya sudah distop ya bukan dikurangin lagi. Karena jalan-jalan keluarnya bosen selama pandemi," ujarnya saat dihubungi Okezone, Minggu (12/7/2020).

Menurut Andi, sebenarnya boleh saja untuk pergi berpiknik. Hanya saja anggaran yang disiapkan harus seminimal mungkin untuk menekan pengeluaran.

Apalagi bagi pekerja yang terkena PHK uang yang dimiliki pun terbatas karena tidak ada lagi pemasukan. Sedangkan jika dihabiskan untuk kebutuhan leisure, seiring berjalannya waktu uang pesangon sebesar apapun akan habis.

"Kalau mau keluar usahakan budgetnya seminim mungkin. Bukan yang kita keluar makan di restoran di warung begitu enggak," jelasnya.

Baca Juga: 73 Perusahaan Lakukan PHK, Hampir 15.000 Pekerja Jadi Pengangguran 

Jika memang harus piknik untuk merefresh pikiran, bisa mencari destinasi wisata yang gratis, sehingga, pengeluaran tetap bisa ditekan namun refreshing juga bisa tetap dijalankan.

"Atau mungkin jalan-jalan maksudnya yang berbayar mending enggak dulu deh. Kalaupun mau jalan-jalan tempat tempat yang gratisan dulu," jelas Andi

"Tujuannya apa? Tujuannya ya itu tadi karena sambil kita mencari mendapatkan penghasilan yang baru, ya mau enggak mau memang harus ada yang dikurangi dulu karena kita kan enggak tahu dapet penghasilannya lagi kapan. Makanya yang bersifat senang-senang nanti lagi enggak," imbuhnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini