Pengakuan Erick Thohir soal Milenial Jadi Direksi dan Komisaris BUMN

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Minggu 12 Juli 2020 18:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 12 320 2245205 pengakuan-erick-thohir-soal-milenial-jadi-direksi-dan-komisaris-bumn-oIWfL2J1NO.jpg Erick Thohir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menegaskan bahwa pengangkatan sejumlah direksi dan komisaris milenial di perusahaan BUMN didasari atas kapabilitas yang dimiliki.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, mayoritas penduduk Indonesia adalah anak muda. Jadi, sudah sewajarnya jika dunia birokrasi, khususnya di BUMN diisi oleh anak-anak muda yang memiliki kemampuan manajerial.

"Saya pikir jangan dikotomi, seakan-akan ini eksperimen atau ini sebuah kebijakan yang sekedar menghibur sekelompok orang, bukan itu. Kalau kita lihat penduduk Indonesia mayoritas ini anak mudah," ujar Erick dalam sesi wawancara yang diunggah dalam akun Instagramnya @erickthohir, Minggu (11/7/2020).

Baca Juga: Erick Thohir Ajak Milenial Dominasi Perusahaan BUMN

Kata dia, sejak awal dipercaya menjadi Menteri BUMN, dirinya berkeinginan keras untuk merekrut sejumlah milenial yang berkompeten untuk mengisi posisi strategis di kementeriannya. Targetnya sebanyak 50% milennial yang mengambil peran penting di BUMN.

Bahkan, dirinya membandingkan kementerian yang dipimpinnya dengan Astra Group. Kata Erick, di perusahan swasta tersebut ada 70%milenial yang mengisi posisi penting.

"Kalau kita bandingkan dengan Astra, Astra itu 70% milenial lho, nah BUMN saja baru 40%saja yang milenial. Nah, ini yang saya mau sejak awal komposisi direksi itu 50% milenial," jelasnya.

Baca Juga: Erick Thohir Ingin Milenial Jadi Pemimpin yang Baik di Masa Depan 

Erick juga menceritakan bahwa merekrut anak muda bukanlah pekerjaan muda. Pasalnya, mereka harus beradaptasi dengan dunia birokrasi yang kerap dinilai kaku. Sejak awal, lanjut dia, pihaknya mencoba meyakinkan para milenial agar bersedia bergabung di dalam jajaran direksi BUMN.

"Dan meyakinkan mereka gabung juga tidak muda, jadi saya tetap mencoba mengambil beberapa milenial untuk masuk ke dalam jajaran direksi supaya jajaran direksi, tetapi milenial yang saya tarik ini juga punya kapasitas, bukan main suntik saja, termasuk figur di komisaris," ungkapnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini