Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bagaimana Cara Menentukan Harga Produk agar Dibeli Konsumen?

Safira Fitri , Jurnalis-Kamis, 16 Juli 2020 |12:39 WIB
Bagaimana Cara Menentukan Harga Produk agar Dibeli Konsumen?
Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Di tengah fenomena saat ini, dimana banyaknya usaha dan bisnis baru didirikan terutama pada media online, sudah pasti persaingan antar-usaha semakin tinggi.

Salah satu hal yang perlu ditinjau dari didirikannya suatu usaha atau bisnis adalah penentuan harga pada produk yang dijual.

Dikutip dari buku "Smart Launching New Product" oleh Frans M. Royan, Jakarta, Rabu (15/7/2020). Metode penetapan harga dapat menggunakan cara-cara sebagai berikut:

1. Penetapan harga plus laba

Harga ditentukan dengan cara menambahkan persentase untuk perolehan keuntungan terhadap biaya produksi rata-rata.

Baca juga: Mau Buka Usaha Studio Foto? Begini Hitungan Untung Ruginya

2. Price Skimming

Menetapkan harga tinggi guna memaksimalkan pengembalian dana awal sebelum memenuhi segmen pasar yang lebih sensitif terhadap harga. Namun, hal ini ditentukan pada nilai dan kualitas suatu produk yang dijual dan apakah produk tersebut adalah suatu penemuan baru atau bukan.

3. Harga Penetrasi

Harga penetrasi memiliki tujuan, agar konsumen membeli lebih banyak produk dengan harga lebih murah dari produk market leader atau agar produk dapat mencapai pasar dalam waktu singkat.

4. Prestige Pricing

Menetapkan harga produk lebih tinggi daripada harga pesaing guna menjual kualitas citra produk atau status produk. Di sisi lain, perlu diperhatikan bahwa dengan penetapan harga tinggi juga bisa menjadi bumerang bagi produk consumer good.

Baca juga: 5 Persiapan yang Harus Diketahui Sebelum Memulai Usaha Baru

Berbagai strategi penentuan harga yang sering dilakukan perusahaan terhadap konsumen juga sebagai berikut:

1. Quantity Diskon, yaitu pengurangan dari harga yang ditawarkan oleh penjual agar konsumen membeli jumlah yang lebih besar.

2. Trade Diskon, terkadang juga disebut functional diskon, program ini biasanya memberi potongan harga untuk penyalur yang dilakukan setelah penyalur memenuhi target penjualan, atau besarnya diskon akan dibagikan kepada pelanggan dalam bentuk hadiah yang nilainya sebesar diskon yang diberikan.

3. Cash Diskon, yaitu pengurangan harga yang diberikan kepada pembeli atas pembayaran mereka dalam periode tertentu.

Memiliki strategi dalam menetapkan harga produk sangatlah diperlukan, tidak bisa semata-mata mengikuti struktur harga pasaran yang telah banyak digunakan, Terlalu rendah maupun tinggi dalam penetapan harga, hal ini sangat mempengaruhi daya tarik konsumen.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement