Tak Sembarangan, Bisnis Recehan Hasilkan Cuan

Safira Fitri, Jurnalis · Sabtu 18 Juli 2020 22:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 18 320 2248347 tak-sembarangan-bisnis-recehan-hasilkan-cuan-qT1TaFaKDF.jpg Cara Memulai Bisnis Baru. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Beragam usaha atau bisnis ditawarkan para pelaku usaha di kala masa pandemi. Jumlah akun bisnis kian bertambah dengan minat beli online yang juga meningkat.

Pada saat ini muncul bisnis-bisnis "receh". Di mana rata-rata penjual menawarkan produk yang sama, karena intensitas minat yang sedang tinggi. Masyarakat yang mau memulai usaha harus peka terhadap bisnis ini, karena peluang bisnis menguntungkan.

Dikutip dari buku "Profesional dan Mapan Lewat Bisnis Recehan" karya John Afifi, Jakarta, Sabtu (18/7/2020), bisnis recehan ini memiliki peluang bagus, potensial, menguntungkan, serta mudah dikembangkan.

Biasanya memiliki beberapa ciri antara lain. Pertama, barang yang dijual banyak dibutuhkan. Ciri ini berkaitan erat dengan serapan pasar.

Baca Juga: Unik dan Kreatif Jadi Kunci Buka Usaha Kopi

Logikanya, jika ada banyak orang yang membutuhkan barang maka mereka pasti akan membeli. Peningkatan volume pembelian ini akan berpengaruh terhadap keuntungan sehingga memiliki peluang untuk segera mapan.

Kedua, tersedia bahan baku yang mudah didapat serta harganya murah. Sebagus apapun peluang bisnis recehan, tanpa akses mendapatkan bahak baku secara mudah dan murah, mustahil bisa meraih keuntungan lebih.

Baca Juga: Founder Janji Jiwa: Bisnis Kopi Tetap Eksis hingga 5 Tahun ke Depan

Ketiga, bisnis recehan mempunyai nilai plus dibanding pesaing. Bisnisini memiliki nilai plus pasti akan banyak mendatangkan keuntungan dan mudah dikembangkan di kemudian hari. Tentu saja nilai plus ini harus mampu membedakan bisnis milik sendiri dibanding pesaing.

Adapun nilai plus dalam bisnis apapun setidaknya mencakup beberapa hal seperti berikut:

1. Kualitas produk lebih bagus, misalnya lebih awet, enak, dan kuat atau tidak mudah rusak

2. Kemasan lebih menarik, misal dikemas dengan warna dan tulisan yang unik dan memiliki nilai estetika

3. Harga lebih murah dibanding produk sejenis, tetapi kualitasnya sama atau lebih unggul

4. Pelayanan lebih prima, misalnya lebih cepat, ramah, dan memuaskan

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini