Sri Mulyani Minta Eks Menkeu Jadi Pengajar di STAN

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 18 Juli 2020 20:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 18 320 2248544 sri-mulyani-minta-eks-menkeu-jadi-pengajar-di-stan-T8Y1zSMSb9.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani ingin meningkatkan kualitas mahasiswa Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN. Untuk itu, dirinya berhara dosen-dosen yang mengajar di sana diisi oleh mantan-mantan menteri keuangan.

"Kita tidak boleh hanya diajar pengajar yang merupakan rekrutmen PKN STAN. Saya membayangkan seharusnya yang mengajar di PKN STAN adalah seluruh bekas menteri keuangan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam diskusi virtual, Sabtu (18/1/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani Bakal Rombak Total STAN, Ada Apa?

Menurut dia, dengan melibatkan para mantan menteri para mahasiswa akan mendapatkan wawasan berupa bagaimana menjaga perekonomian negara di tengah krisis. Mereka pun akan berbagi pengalaman saat menduduki jabatannya dahulu.

"Saya yakin di dalam STAN belum diajarkan itu. Bagaimana mengelola keuangan negara agar tetap bisa lincah dan akuntabel. Di mana bisa mendesain dan membangunnya hari ini," ujarnya.

Dia meyakini sebuah perubahan yang dilakukan pihaknya akan memberikan dampak positif. Contohnya, mereka akan mengerti sebuah pembahasan yang dibicarakan dalam pertemuan negara G-20.

Baca Juga: Sobat Ambyar, Sri Mulyani Belajar Chord Lagu Didi Kempot

"Jadi perubahan ini keniscayaan. Saya enggak yakin kurikulum itu belum disiapkan. Pernah enggak mata kuliah soal G-20. PKN STAN harus diubagh," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuat moratorium atau pemberhentian sementara perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru dan mahasiswa PKN STAN untuk 5 tahun ke depan, tepatnya pada periode 2020-2024.

Peraturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2020-2024

(rhs.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini