Fakta-Fakta Google Akan Suntikan Dana ke India dan Startup Milik Mukesh Ambani

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 20 Juli 2020 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 19 320 2248821 fakta-fakta-google-akan-suntikan-dana-ke-india-dan-startup-milik-mukesh-ambani-n9igsSD3kU.jpg Google (reuters)

JAKARTA - Perusahaan internet raksasa dunia Google akan merencanakan investasi sebesar USD10 miliar atau setara Rp144,05 triliun (Rp14.405 per USD) untuk India selama beberapa tahun ke depan. Hal ini sebagai bagian dari rencana pembangunan jaringan internet yang terjangkau dan bermanfaat bagi miliaran orang.

Bahkan, Alphabet Inc, induk usaha Google akan menginvestasikan USD4,5 miliar atau setara Rp65,2 triliun (kurs Rp14.500 per USD) untuk 7,7% saham Jio Platforms.

Jio Platforms merupakan startup asal India yang bergerak di sektor bisnis teknologi dan telekomunikasi Reliance Industries milik orang terkaya di Asia saat ini, Mukesh Ambani.

Berikut fakta-fakta menarik tentang Google akan suntik dana ke India dan Startup Mukesh Ambani yang dirangkum Okezone.

 

1. Kuatkan Ekonomi Digital di India, Google Guyur Investasi Rp144 Triliun

Chief Executive Officer (CEO) Google, Sundar Pichai mengumumkan hal tersebut pada acara tahunan Google yang berlangsung di India. "Ini adalah cerminan kepercayaan kami terhadap masa depan India dan ekonomi digitalnya," papar Sundar seperti yang dikutip dari CNN Business, Selasa.

Menurut Sundar, perkembangan internet di negara tersebut masih jauh dari kata selesai. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan agar internet terjangkau dan bermanfaat bagi satu miliar orang yang ada di India.

Hal tersebut dimulai dari meningkatkan input suara, komputasi bahasa India hingga inspirasi mendukung sejumlah wirausaha generasi baru. Google melalui India Digitization Fund akan mengutarakan uang ke sektor teknologi India selama lima hingga tujuh tahun ke depan melalui campuran investasi ekuitas, kemitraan dan pengeluaran infrastruktur.

Harapan besar dari adanya investasi ini agar dapat bekerja sama dengan Perdana Menteri Modi dan Pemerintah India serta sejumlah bisnis di India untuk mewujudkan visi bersama untuk Digital media. Tujuan lainnya adalah memastikan bahwa India tidak hanya mendapat manfaat gelombang inovasi tapi dapat memimpinnya.

Selama ini, India merupakan pasar internet paling cepat walaupun kehadirannya justru diabaikan, dengan total hampir 700 juta pengguna internet dan masih banyak yang belum pernah online untuk pertama kalinya.

Angka-angka ini menunjukkan masih ada potensi besar untuk pertumbuhan. Rencana Google, dan kegiatan penggalangan dana baru-baru ini oleh pengusaha India Mukesh Ambani, menunjukkan investor siap untuk berkomitmen lebih banyak lagi.

Pichai juga memuji "visi untuk Digital India," yaitu strategi pemerintah untuk meningkatkan ekonomi digital. "Saya sangat senang bahwa Google mengakui kekuatan besar dari pemberdayaan digital India, inovasi digital India dan kebutuhan untuk menciptakan peluang lebih lanjut," kata Ravi Shankar Prasad, seorang menteri kabinet senior.

2. Google Bakal Suntuk Startup Milik Orang Terkaya Asia, Nilainya Fantastis

Mukesh Ambani saat ini menjabat sebagai Chairman dan Direktur Pelaksana Reliance. Mukesh menduduki urutan orang terkaya kesembilan di dunia dengan kekayaan bersih mencapai USD68,7 miliar atau Rp996,1 triliun.

Google merupakan investor ke-14 yang mendapatkan bagian permainan digital di India. Secara total, Jio telah berhasil mengumpulkan dana jumbo USD20,2 miliar untuk 33% dari perusahaan dalam waktu kurang dari tiga bulan. Demikian seperti dilansir Forbes, Jakarta.

Google akan bekerja sama dengan Reliance untuk berkolaborasi merancang ponsel cerdas dengan jaringan 4G dan 5G yang akan berjalan dengan sistem pengoperasian Google Android. Dalam hal ini, Mukesh bersemangat untuk menjalankan kemitraan Jio bersama Google.

Hal ini ditujukan agar apa yang dapat disampaikannya kepada masyarakat India dapat tersampaikan , dari keseluruhan pengguanaan internet hingga memperdalam ekonomi digital dan sebagai penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi India.

"Sangat menginspirasi kami dan memperkuat pandangan kami bahwa membangun produk untuk India terlebih dahulu membantu kami membangun produk yang lebih baik untuk pengguna di mana-mana." tutur CEO Google Sundar Pichai.

Sebelumnya, Pichai mengumkan bahwa Google akan menginvestasikan untuk India sebesar USD10 miliar untuk beberapa tahun ke depan.

3. Orang Terkaya India Dikasih Rp21 Triliun dari Arab Saudi Saingi Google Cs

Miliarder India Mukesh Ambani mendapat bantuan dana dari Arab Saudi sebesar USD1,5 miliar atau setara Rp21 triliun (kurs Rp14.191 per USD). Dengan dana tersebut orang terkaya ini akan membangun perusahaan digital melalui Jio Platforms.

Kurang dari dua bulan Mukesh Ambani telah mengumpulkan dana lebih sari USD15 miliar dalam investasinya untuk membuat perusahaan digial. Dana tersebut didapat dari investor seperti Facebook dan investor Silicon Valley Silver Lake dan TPG.

Yang terbaru, orang terkaya ini mendapat investor baru dari Arab Saudi. Kerajaan Arab akan menginverstasikan USD1,5 miliar melalui Dana Investasi Publik (Public Investment Fund/PIF). Dirinya pun akan membayar 2,3 saham di Jio Platform.

"Saya menyambut PIF sebagai mitra yang bernilai di Jio Platforms dan menantikan dukungan dan bimbingan berkelanjutan mereka saat kami mengambil langkah-langkah ambisius untuk mempercepat transformasi digital India," kata Ambani, dilansir dari CNN, Jakarta.

Jio Platforms merupakan perusahaan yang dimiliki Ambani. Perusahaan yang didirikan sejak 2016 itu telah memiliki ratusan juta pengguna di India.

Dengan jumlah pengguna tersebut, diyakini bahwa Jio sebagai saluran utama untuk mendapatkan keuntungan dari booming internet di India.

Untuk itu, Ambani akan menggunakan dana investasi yang terkumpul itu untuk merealisasikan ambisi besarnya dalam membuat perusahaan digital yang bisa bersaing dengan Google (GOOGL), Tencent (TCEHY), Amazon (AMZN) dan Alibaba (BABA).

4. Mukesh Ambani Masuk Jajaran 10 Orang Terkaya di Dunia

Mukesh Ambani masuk jajaran 10 orang terkaya di dunia setelah kekayannya melonjak. Kekayaan Mukesh Ambani kini mencapai USD64,1 miliar atau Rp903,8 triliun (kurs Rp14.100 per USD).

Bos Reliance Industries ini berhasil mengumpulkan USD22 miliar di tengah lockdown di India akibat pandemi Covid-19. Dengan kekayaannya ini, Mukesh Ambani kembali ke jajaran top 10 orang terkaya di dunia setelah absen selama sembilan tahun.

Mukesh Ambani menambah kekayaannya sekira USD27,3 miliar, di mana sebelumnya kekayaan Mukesh Ambani dalam Forbes World Billionaires bulan Maret berada di peringkat 21 dengan kekayaan USD36,8 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini