JAKARTA - Seluruh civitas Politeknik Keuangan Negeri (PKN) STAN diminta ikut berperan dalam memulihkan perekonomian Indonesia yang sedang menuju krisis akibat pandemi Covid-19. Salah satu caranya dengan cara memberikan solusi agar penerimaan pajak tak begitu anjlok pada tahun 2020.
“STAN Jangan hanya sibuk mengajarkan mengenai aturan pajak, pasal ini, mengenai penghitungan pajak. Tapi policy perpajakan menjadi luar biasa penting bagaimana kita akan melihat dalam kondisi ini untuk memberikan insentif bagi perusahaan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Dia menyebut peserta didik, tenaga pengajar dan para alumni harus bersatu untuk memberi edukasi terhadap masyarakat tentang pandemi ini. Sebab, dalam menyelesaikan masalah ini dibutuhkan kerjasama yang apik dari seluruh pihak.
“Mahasiswa PKN STAN harus bisa jadi orang yang bisa memberi pengertian soal Covid-19. Menjadi pelita pada suasana redup. Kita juga berkomunikasi dengan aparat hukum, BPK, BPKP. Dalam suasana emergency antara kecepatan dan ketepatan menjadi suatau tantangan yang tidak mudah. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Baca selengkapnya: Sri Mulyani Minta PKN STAN Jangan Hanya Sibuk Ajarkan soal Aturan Pajak
(Fakhri Rezy)