4. Uji Klinis Vaksin Corona Made in China Bisa Gagal
PT Bio Farma (Persero) menyatakan bahwa uji klinis fase ketiga vaksin Covid-19 buatan Sinovac tak menutup kemungkinan berakhir gagal. Sebab, sebuah vaksin dinyatakan berhasil bila telah melalui tahapan pengujian terhadap sebuah subjek, yang mana itu akan memakan waktu paling lama 6 bulan.
"Yaitu fungsi dari uji klinis itu. Jadi artinya zona-zona (gagal) itu masih mungkin. Kita menunggu dalam 6 bulan ini," kata Head of Corporate Communication Bio Farma Iwan Setiawan.
Dia menjelaskan, uji klinis tahap akhir ini juga dilakukan di Brasil, Turki dan Chile. Dari seluruh negara yang menerima vaksin itu hasilnya harus sama, yaitu bisa digunakan kepada setiap orang yang mengidap Covid-19.
"Uji terakhir ini harus dilakukan multicenter. Hasilnya harus sama. Kalau tidak lulus itu tidak bisa digunakan," ujarnya.
5. Uji Klinis Vaksin Corona Makan Waktu 6 Bulan
PT Bio Farma (Persero) menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung untuk melakukan uji klinis tahap ketiga vaksin Covid-19 produksi Sinovac Biotech, Ltd asal China. Waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui apakah vaksin itu berhasil atau gagal memakan waktu selama 6 bulan.
"Jadi ada masa inkubasi yang tidak kita bisa tawar menawar. Jadi secara scientific 6 bulan itu adalah waktu yang optimal untuk melihat reaksi dari vaksin ini," kata Head of Corporate Communication Bio Farma Iwan Setiawan.
6. Akan Diproduksi Terbatas, Siapa Saja yang Berhak?
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, pemerintah akan menyusun daftar prioritas pengguna vaksin Corona (Covid-19) di Indonesia. Hal ini seiring masih terbatasnya jumlah vaksin.
"Siapa yang mendapatkan akan dipersiapkan pemerintah, karena pemerintah punya data, apakah dana pemerintah sudah dianggarkan, dan prioritas daerah yang terdampak paling berat, termasuk pada profesi tertentu, jadi pemerintah buat skala prioritas siapa saja yang berhak untuk bisa," kata Airlangga.
7. Jika Berhasil, Vaksin Covid-19 Siap Digunakan Awal 2021
Diterangkan Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir, uji klinis tahap III itu dijadwalkan akan berjalan selama enam bulan, sehingga ditargetkan akan selesai pada Januari 2021.
"Apabila uji klinis vaksin Covid-19 tahap III lancar, maka Bio Farma akan memproduksinya pada Kuartal I 2021 mendatang dan kami sudah mempersiapkan fasilitas produksinya di Bio Farma dengan kapasitas produksi maksimal di 250 juta dosis", ujar Honesti.
(Fakhri Rezy)