Tak Disangka, Ubi Cilembu Tembus Pasar Singapura hingga Taiwan

Natasha Oktalia, Jurnalis · Minggu 26 Juli 2020 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 26 320 2252315 tak-disangka-ubi-cilembu-tembus-pasar-singapura-hingga-taiwan-GQdHcKIpJK.jpg Ubi Jalar (Foto: Huffingston Post)

JAKARTA - Ubi Jalar, siapa yang tidak kenal dengan makanan tersebut? Ubi jalar umumnya mempunyai cita rasa manis dan lembut. Ternyata, ubi jalar ini juga berhasil untuk diekspor ke luar negeri.

Pasalnya, ubi jalar memiliki nilai ekspor yang cukup tinggi. Produk ubi jalar yang disebar ke pasar internasional berupa bergama bentuk, mulai dari bentukan fresh, pati dan pasta. Ubi dalam modelan pasta kemasan dinikmati sebagai makanan sarapan.

Baca Juga: Cuan Saham Farmasi, IHSG Kokoh di Level 5.128

"Volume ekspor dalam hal ini juga cukup besar. Setiap bulan terdapat permintaan 1000 ton ubi jalar ke pasar internasional. Dalam setahun permintaan ubi jalar tersebut mencapai 12.000 ton" dikutip dari akun Instagram Kementerian Pertanian, Minggu (26/7/2020).

ubi jalar

Pemasaran ubi jalar di Asia sudah menyebar luas hingga Ke Negeri Ginseng Korea dan Negeri sakura, Jepang. Beda halnya dengan ubi Cilembu, yang permintaannya berasal dari beberapa negara lain seperti Taiwan, Hong Kong dan Singapura.

Baca Juga: Saham Farmasi Bawa Hoki karena Naik Gila-gilaan, Saatnya Buy?

Untuk harga sendiri, harga ekspor untuk ubi Cilembu dipatok Rp11.000 per kilogram dan harga jual ubi lokal Rp5.000 per kilogram. Harga tersebut tinggi mengingat Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp2.000 per kilogram.

Kunci sukses menjadi pengusaha tani adalah memiliki orientasi bisnis jauh ke depan. Potensi untuk mengekspor komoditas pertanian Indonesia ke luar negeri pun masih terbuka lebar.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini