JAKARTA - Menko Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa banyaknya cadangan mineral terutama produk nikel di Indonesia. Hal ini tidak menutup kemungkinkan kalau Indonesia menjadi negara nomor satu dalam pembuatan baterai untuk mobil listrik.
"Cadangan mineral untuk menjadi kunci baterai lithium kita tuh 40%, nomor satu di dunia. Memang Australia besar, tapi mereka banyak di tengah tengahnya sehingga cost nya tinggi," ujar Luhut. Selain Nikel, produk lainnya seperti bauksit juga dilihat Luhut merupakan salah satu bahan lainnya dalam pembuatan lithium battery.
Sekedar informasi, saat ini bauksit sedang berjalan di beberapa lokasi seperti Bintan, Halmahera, dan wilayah Kalimantan Barat. Pengolahan bauksit menjadi alumunia dilihat dapat membawa nilai tambah besar.
"Setelah diproses dua jadi alumina dan alumina ingot dari USD30 per ton sampai USD1.700 per ton," tegas Luhut.
Baca Selengkapnya: RI Bakal Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik Terbesar
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.