Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masih Gajian di Tengah Covid-19, Yuk Rem Pengeluaran yang Tidak Penting

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 28 Juli 2020 |07:14 WIB
Masih Gajian di Tengah Covid-19, Yuk Rem Pengeluaran yang Tidak Penting
Tips Mengelola Keuangan untuk Milenial. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

"Idealnya si 10% dari penghasilan kita. Cuma dalam kondisi seperti ini kalau saya menyarankan hal-hal yang kenikmatan hidup kita rem dulu, kita stop dulu jadi lebih banyak fokusnya di dana darurat saja. Bisa 20%-30% penghasilan kita untuk dana darurat dan tabungan dan memang impactnya adalah mengurangi pengeluaran yang bersifat leasur. Jajan , makan di resto, nongkrong di cafe kita stop dulu aja kalau kita merasa tempat saya kerja akan goyang nih. Kaya gitu-gitu," jelasnya.

Menurut Andi, dana darurat ini bisa menyatu dengan anggaran tabungan per bulan. Atau kamu juga bisa memisahkan dana darurat dengan uang yang harus kamu masukan ke tabungan.

"Kalau bisa dipisah lebih bagus. Cuma kalau repot aplikasinya pembagiannya dijadiin satu aja tidak apa. Karena kan prinsipnya dana darurat itu kan dana yang bisa dicairkan digunakan sewaktu waktu. Kebanyakan dalam bentuk di dalam rekening tabungan kita," jelasnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement