Rugi 6 Bulan, Maskapai hingga Hotel Bisa Tutup karena Corona

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 320 2253384 rugi-6-bulan-maskapai-hingga-hotel-bisa-tutup-karena-corona-fuAPvK4nqv.jpg Pesawat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri menyebut beberapa industri seperti penerbangan, perhotelan dan restoran tidak akan mampu bertahan di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Hal itu terjadi apabila tingkat pergerakan penumpang atau pengunjungnya belum mencapai batas minimal tertentu.

Menurutnya, beberapa industri tersebut, dalam waktu dekat, apabila belum bisa bangkit terancam tutup.

"Ketika rugi enam bulan, dari sekarang hotel, maskapai, dan restoran bisa tutup. Sebab lebih murah untuk tutup ketimbang mereka buka,” ujar dia dalam telekonferensi, Selasa, (28/7/2020).

Baca Juga: Cerita Mantan Kepala BKPM Lobi Jepang Pindahkan Pabrik dari Thailand ke RI

Dia juga menjelaskan, penerbangan akan mampu bertahan bila pergerakan penumpangnya mencapai 60% dari angka normal. Sementara hotel dapat hidup seandainya okupansi tamunya tidak kurang dari 50%.

"Dan restoran diperkirakan bakal dapat terus beroperasi seandainya pengunjungnya mencapai 40%," ungkap dia.

Baca Juga: 5 Cara Menyulap Apartemen Kecil Menjadi Luas 

Maka itu, lanjut dia volume penumpang maskapai atau pengunjung hotel dan restoran tidak akan bisa meningkat bila negara belum juga kelar menyelesaikan masalah pandemi ini.

"Oleh karena itu tidak bisa menyelesaikan ekonomi tanpa menyelesaikan pandemi karena volume tak akan bisa di-address," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini