Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Asik, Jadi Relawan Jajal Vaksin Corona China Dapat Bonus hingga Asuransi

Fadel Prayoga , Jurnalis-Rabu, 29 Juli 2020 |16:27 WIB
      Asik, Jadi Relawan Jajal Vaksin Corona China Dapat Bonus hingga Asuransi
Vaksin Corona (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Setiap relawan uji klinis vaksin Sinovac asal China di Indonesia akan diberikan uang transport senilai Rp100.000 dan sebuah asuransi kesehatan. Diketahui, kini sudah ada 350 calon relawan yang melalukan pendaftaran di Puskesmas Garuda, Kota Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

"Cuma dapat uang transport sama dikasih asuransi kesehatan, supaya kalau sakit (bisa) berobatnya. Uang transport itu kalau dateng dapat Rp 100 ribu," kata Koordinator Uji Klinis Vaksin Covid-19 Prof Kusnandi Rusmil kepada Okezone, Rabu (29/7/2020).

Baca Juga: Uji Klinis Vaksin Covid-19 Made in China Digelar di 6 Lokasi 

Dia menjelaskan, terdapat 6 lokasi uji klinis tahap ketiga ini, yaitu berada di Kampus Universitas Padjadjaran di Jalan Eyckman, Kampus Universitas Padjadjaran Dipatiukur, Puskesmas Garuda, Puskesmas Dago, Puskesmas Sukapakir, dan Puskesmas Ciumbuleuit

Dia mengaku belum mengetahui secara detail ihwal keseluruhan total relawan yang telah melakukan pendaftaran. Nantinya, akan diketahui secara pasti kala pihaknya menggelar uji klinis pada 6 Agustus 2020 mendatang.

"Nanti ketahuannya pada waktu tanggal 6 (Agustus) berapa (relawan) yang datang," ujarnya.

Baca Juga: Relawan Disuntik Vaksin Corona China Mulai 6 Agustus, Terbatas Hanya 25 Orang

Dia menjelaskan setiap harinya, per lokasi hanya diizinkan menyuntik sebanyak 25 orang. Sehingga, seluruh relawan itu belum dipastikan bakal disuntik, karena harus melalui serangkaian uji kesehatan yang dilakukan oleh tim dokter.

"Diperiksa dulu sama dokter sehat atau enggaknya. Kalau sehat boleh ikut," ujarnya.

Dia mengaku akan mulai melakukan uji klinis kepada 1.620 relawan secara bertahap. Nantinya, diharapkan akhir Januari 2021 sudah ditemukan kesimpulannya.

"Pada akhir Januari (2021), kita sudah bisa ambil kesimpulan, bagus atau enggak," ujarnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement