Harga Meroket tapi Penjualan Emas Perhiasan Anjlok, Kok Bisa?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 320 2254442 harga-meroket-tapi-penjualan-emas-perhiasan-anjlok-kok-bisa-rIEmBFCD2e.jpg Tokok Emas (Foto: Okezone/Fadel)

JAKARTA - Pedagang emas ternyata juga mengalami dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020. Tak tanggung-tanggung, penurunan penjualan emas jenis perhiasan mencapai 50%sebelum pandemi menyerang wilayah Tanah Air.

"Berkurang banyak (omzetnya). Kira-kira 50%" kata Sri pedagang emas di Cikini kepada Okezone, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2020).

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp3.000, Kini Dijual Rp1.016.000/Gram 

Menurut dia, penurunan itu lantaran masyarakat memilih menyimpan uangnya untuk biaya kesehatan di tengah pandemi yang tak jelas akan berakhir kapan.

"Minat masyarakat berkurang, daya beli berkurang. Banyak yang lagi sulit," ujarnya.

Baca Juga: Penjualan Perhiasan Emas Anjlok 90%, Terburuk Sejak Krisis Moneter 1998 

Selain itu, lanjut dia, penyebab penurunannnya itu juga karena kenaikan harga emas yang terhitung cukup signifikan. Di mana awal tahun harganya masih kisaran Rp 450 ribu, kini sudah Rp 600 ribu per gramnya.

"Perhiasan dulu awal tahun Rp450 ribu, sekarang udah Rp600 ribu," katanya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini