Anies Minta Pengusaha Serius Lindungi Pekerjanya

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 21:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 320 2254811 anies-minta-pengusaha-serius-lindungi-pekerjanya-1jyVSi7tUH.jpg Gubernur DKI Ingatkan Pengusaha di Jakarta soal Protokol Kesehatan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti kasus baru covid-19 yang yang bermunculan di perkantoran. Meski demikian, dirinya memutuskan untuk memperpanjang lagi masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

"Saya minta semua kegiatan usaha yang boleh beroperasi serius melindungi pekerjanya dengan menegakan protokol kesehatan," tuturnya, Kamis (30/7/2020).

Berdasarkan datanya, dalam 2 minggu klaster perkantoran menjadi salah satu tempat bermunculan kasus-kasus baru. Untuk itu, dalam masa PSBB transisi pertama yang kembali diperpanjang, dunia usaha harap memperhatikan hal tersebut.

Baca Juga: Anies Kembali Perpanjang PSBB Transisi Fase I

"Lakukan briefing protokol kesehatan, kalau perlu tiap pagi. Alokasikan waktu 5 sampai 10 menit terkait protokol kesehatan. Ini penting sebagai bukti tempat kerja peduli pekerjanya," ujarnya.

Dirinya pun tidak segan untuk mengumumkan perusahaan yang melanggar protokol kesehatan. Hal tersebut akan disampaikan dalam situs resmi pelanggar usaha.

"Kita juga akan terapkan denda progresif bagi pelanggaran berulang atas kegiatan usaha yang sebelumnya pernah mendapatkan teguran," tuturnya.

Anies pun menjelaskan, salah satu faktor kembali diperpanjangnya PSBB transisi tahap pertama karena positivity rate DKI Jakarta di bawah rata-rata Nasional. Hal tersebut di dapat dari data test yang telah dilakukan pada 43.316 orang.

Baca Juga: Anies Ingatkan Dunia Usaha soal Klaster Perkantoran

"Jumlah yang dites sudah empat kali lipat dari standar WHO untuk wilayah seukuran Jakarta. Angka positif 6,5%, artinya persentase positif dari semua yang di tes. Ini masih di atas ideal WHO 5%, tapi kita masih di bawah angka nasional 13.6%," tuturnya.

Melalui pertimbangan tersebut, maka diputuskan untuk kembali memperpanjang PSBB masa transisi di masa pertama untuk ketigal kalinya hingga 13 Agustus 2020. Dengan perpanjangan tersebut, kegiatan yang selama ini berlangsung harus tetap mengikuti protokol kesehatan. (feb)

(rhs)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini