AS Resesi, Apakah Akan Berlanjut ke Fase Great Depression?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 02 Agustus 2020 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 02 20 2255693 as-resesi-apakah-akan-berlanjut-ke-fase-great-depression-jxZtNT0nA5.jpg Krisis (Shutterstock)

JAKARTA – Amerika Serikat (AS) diserang badai resesi pada kuartal II 2020. Negara adidaya itu tercatat pertumbuhan ekonominya selama dua kuartal mengalami pertumbuhan yang negatif.

Perekonomian negeri Paman Sam tersebut tercatat negatif 32,9 persen pada periode April-Juni. Kontraksi ini jauh lebih tajam dari kuartal I yang tercatat minus 5 persen.

 Baca juga: Amerika Dihantam Resesi, Pengusaha Waswas Indonesia Tertular Efek Negatif

Lantas, apakah resesi yang menimpa AS itu akan berlanjut hingga ke great depression atau depresi besar yang pernah dialami negara itu pada pada 29 Oktober 1929?

Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah menilai resesi yang sedang menimpa AS itu lebih disebabkan karena adanya pandemi virus corona atau Covid-19 di berbagai negara. Diketahui, wabah itu membuat aktivitas masyarakat dibatasi hingga berdampak kelesuan daya beli di negara tersebut.

 Baca juga: Amerika Resesi, Capital Outflow Bayangi Pasar Modal

“Tapi kontraksi ekonomi tahun ini yang Lebih disebabkan oleh wabah tidak akan berlangsung lama sebagaimana dulu terjadi di masa great depression,” kata Piter kepada Okezone, Minggu (2/8/2020).

Dia meyakini, ketika nantinya suatu vaksin sudah ditemukan, maka perekonomian dunia akan kembali membaik. Bahkan, AS sebagai lokomotif ekonomi dunia pun akan ikut merasakan perbaikan pertumbuhan ekonominya.

 Baca juga: Resesi! Ekonomi AS Anjlok 32% Terburuk Sepanjang Sejarah

“Kontraksi ekonomi tahun ini diyakini akan segera pulih ketika wabah berakhir,” ujarnya.

Sebagai informasi, beberapa negara maju lainnya telah mengalami resesi, seperti Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, dan Jerman. Seluruh resesi itu penyebabnya sama, yaitu pandemi Covid-19.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini