Harga Emas Naik Gila-gilaan, Mending Beli Lagi atau Tunggu Turun?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 320 2256597 harga-emas-naik-gila-gilaan-mending-beli-lagi-atau-tunggu-turun-9x9Mg6XHKA.jpeg Harga emas (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Investasi emas memang menjadi salah satu opsi di saat pandemi. Karena selain tingkat risiko yang relatif rendah harga emas setiap tahunnya mengalami kenaikan terus.

Pada hari ini saja, harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau yang disingkat Antam dijual dengan harga Rp1.029.000 per gram. Bahkan, harga emas diprediksi akan terus meningkat hingga menyentuh angka Rp1.070.000 per gram.

Namun beberapa pengamat menyebut harga emas saat ini sudah terlalu tinggi. Sehingga bagi mereka yang akan investasi atau menambah ada baiknya untuk menunda terlebih dahulu.

Baca Juga: Mau Investasi Emas dan Properti? Intip Jenis-Jenis Risikonya

Mengingat, harganya yang sudah terlalu tinggi ini akan membuat harga emas akan mengalami penurunan. Apalagi jika pandemi virus corona ini sudah berakhir dan juga perang dagang antara Amerika Serikat dan China sudah mereda.

Namun Perencana Keuangan Andi Nugroho memiliki pendapat sendiri. Menurutnya, jika disebut harganya sudah selangit, memang harga emas memang relatif tinggi. Meskipun nantinya mengalami penurunan nantinya harga emas logam mulia akan kembali naik.

Emas

"Kalau dibilang harganya terlalu tinggi memang tinggi. Cuma memang mungkin dibandingkan sama produk lainnya relatif gampang di jual belikan. Keuntungannya kan di situ tapi ada kemungkinan untuk terus tinggi," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (4/8/2020).

Andi mencontohkan, misalnya harga emas saat ini adalah di atas Rp1 jutaan. Namun bukan berarti ketika turun, harga emas logam mulia akan langsung anjlok lagi menuju Rp700.000 per gram seperti semula.

"Dan memang gada sejarahnya misalnya oh sudah Rp1 juta tahu-tahu ketika pandemi selesai Amerika China nggak jadi berantem anjlok balik lagi jadi Rp700-Rp800 kan enggak ada ceritanya anjloknya sedalam itu juga dan untuk jangka panjangnya akan terus naik juga," jelasnya.

Memang menurutnya, dibandingkan yang lainnya, harga logam mulia ini kenaikannya tipis-tipis. Namun perlahan tapi pasti, bagi mereka yang membutuhkan logam mulia investasi untuk jangka panjang keuntungannya cukup lumayan.

"Kalaupun turun dia akan rebound lagi dengan segera walaupun dikit-dikit. Cuma kalau jangka panjang dia akan terus naik." jelasnya.

Baca Juga: Investasi Properti atau Emas, Lebih Menarik Mana?

Hal ini pula yang membuat harga emas logam mulia ini menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati. Selain memang logam mulia ini lebih mudah untuk dijual karena bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun.

"Itu yang membuat mengapa logam mulia menjadi sangat menarik. Sudah gitu seandainya mau dijual dengan mudah kita bisa menjualnya lagi. Jadi ibaratnya ini sebagai lindung nilai uang kita juga. Makanya akhirnya menjadi sangat menarik. Ada kemungkinan turun ada , tapi gada sejarahnya turunnya itu anjlok dan habis itu enggak naik naik lagi," kata Andi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini