Banyak 'Harta Karun' di Laut, Koperasi Nelayan Akan Diperkuat

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 08 Agustus 2020 18:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 320 2259000 banyak-harta-karun-di-laut-koperasi-nelayan-akan-diperkuat-SFKJ7vsaOi.jpg Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (Foto: Kemenkop)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan bahwa koperasi bisa menjadi pintu bagi pemberdayaan ekonomi para nelayan di Indonesia. Untuk itu, pihaknya akan terus memperkuat kelembagaan koperasi yang menaungi para nelayan.

"Saya perlu mendapat banyak masukan untuk menyusun formula kebijakan agar lebih tepat sasaran," ucap Teten dilansir dari keterangan tertulis, Sabtu (8/8/2020).

Dalam dialog tersebut, Teten ingin menggali lebih dalam apa sebenarnya yang dibutuhkan para nelayan untuk meningkatkan produksi tangkap hingga taraf hidup keluarganya. "Karena, kita memiliki potensi kekayaan laut yang bisa lebih dioptimalkan," katanya.

Baca Juga: Kabar Gembira, UMKM dan Koperasi Libur Bayar Angsuran Selama 1 Tahun 

Untuk memenuhi kebutuhan para nelayan, Teten meyakini bahwa melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM, semuanya bisa terpenuhi. "Kita akan bantu dan kembangkan koperasi melalui pembiayaan dana bergulir," tukasnya.

Bagi Teten, dengan memperkuat koperasinya, beberapa masalah seperti modal kerja nelayan, pengolahan ikan hasil tangkap, memperbaharui kapal, sampai menambah armada kapal, bisa segera terselesaikan. "Jangan sampai ada produk nelayan yang tidak terserap pasar," tandasnya.

Dengan sudah menjadi anggota BMT Mitra Umat, Teten berharap para nelayan bisa lebih fokus dalam menangkap ikan di laut. "Dalam hal ini, koperasi bisa menjadi offtaker dari hasil tangkap para nelayan," imbuh Teten.

Baca Juga: Koperasi Bisa Ajukan Modal Kerja Rp100 Miliar 

Teten pun berkomitmen akan memperkuat ekosistem supply chain dengan ikan yang berstandar kualitas tinggi. Dari mulai proses tangkap, distribusi, hingga ke konsumen, harus tetap menjaga kualitas ikannya.

Teten mendorong koperasi memiliki industri pengolahan ikan. Sehingga, proses bisnis dari hulu hingga hilir bisa lebih dinikmati para nelayan. "Kita bantu pengembangan usaha dan pembiayaannya, agar para nelayan punya pendapatan yang maksimum," lanjutnya.

Selain itu, Teten mendorong koperasi nelayan untuk menerapkan digitalisasi dalam memasarkan produknya. "Dengan begitu, bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Untuk itu, kemampuan SDM koperasi akan kita tingkatkan melalui program pelatihan," pungkasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini