Gaji ke-13 PNS Belum Cair 100%, Kenapa Bu Sri Mulyani?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 10 Agustus 2020 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 20 2259965 gaji-ke-13-pns-belum-cair-100-kenapa-bu-sri-mulyani-wn2415WqfN.jpg Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pencairan gaji ke-13 untuk para pegawai negeri sipil (PNS) akan dilakukan secara bertahap. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan anggaran gaji ke-13 yang belum seluruhnya cair lantaran prosesnya bergantung pada kesiapan administrasi dan regulasi, baik oleh pemerintah pusat maupun peraturan di tingkat pemerintah daerah.

"Saat ini baru 82,5% satuan kerja yang sudah mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) ke bendahara negara," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (10/8/2020).

Baca Juga: Anggaran Gaji ke-13 PNS Bengkak Jadi Rp28,8 Triliun, Ini Rinciannya 

Untuk PNS di daerah, Sri Mulyani mengatakan akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui kantor wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu. Sedangkan untuk pensiunan, pihaknya telah mentransfer anggaran pensiun ke-13 kepada PT Taspen (Persero). Anggaran tersebut nantinya akan dibayarkan kepada para pensiunan melalui bank penyalur.

"Nanti disalurkan secara bertahap nanti akan terus di data," jelasnya.

Baca Juga: Anggaran Gaji ke-13 PNS Sudah Cair Rp13,5 Triliun dari Rp28,8 Triliun 

Sebagai informasi, gaji ke-13 yang sudah dicairkan sebesar Rp13,57 triliun dari total anggaran sebesar Rp28,8 triliun. Adapun, proses pencairan gaji ke-13 tahun 2020 yang ini terjadi untuk PNS pusat termasuk pensiunan.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini