Anggaran Gaji ke-13 PNS Bengkak Jadi Rp28,8 Triliun, Ini Rinciannya

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 10 Agustus 2020 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 20 2259853 anggaran-gaji-ke-13-pns-bengkak-jadi-rp28-8-triliun-ini-rinciannya-jhRQmywc3G.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan penyaluran gaji ke-13, dana dari APBN dan APBD yang totalnya mencapai sebesar Rp28,82 triliun. Besaran tersebut naik dari sebelumnya sebesar Rp28,5 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merinci, dana dari APBN mencapai sebesar Rp14,83 triliun, yang dibagi kepada pegawai aktif sebesar Rp6,94 triliun, dan pensiunan sebesar Rp7,88 triliun. Sementara, alokasi dari APBD yakni sebesar Rp13,99 triliun.

 Baca juga: Ternyata, Seluruh PNS hingga Pejabat Eselon I-II Dapat Gaji ke-13

"KPPN telah menerima SPM (surat perintah pembayaran) mulai 7 Agustus. Hingga Senin (hari ini), sekitar 82,5% satker telah mengajukan SPM, dan hampir semua telah selesai di proses oleh KPPN," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (10/8/2020)

Sri Mulyani menjelaskan, gaji ke-13 yang dibayarkan pemerintah ini dilakukan dalam rangka membantu para penerima manfaat, untuk membiayai pendidikan anak-anaknya di awal tahun pelajaran.

 Baca juga: Alhamdulillah, Gaji ke-13 PNS Sudah Cair

"Kemudian juga untuk membantu konsumsi masyarakat," kata Sri Mulyani.

Dia juga berharap bahwa kebijakan ini akan mampu mendorong peningkatan daya beli masyarakat, sehingga pada akhirnya bisa memberikan stimulus yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020.

"Jadi upaya ini juga untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi di triwulan III-2020, demi melengkapi stimulus yang telah digulirkan sebelumnya," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini