HUT ke-43 Pasar Modal, Indonesia Punya Indeks Baru hingga e-IPO

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 10 Agustus 2020 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 278 2259626 hut-ke-43-pasar-modal-indonesia-punya-indeks-baru-hingga-e-ipo-KhgYxJUKAl.jpg BEI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Hari ini Self Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal merayakan HUT ke-43 Pembukaan Perdagangan Pasar Modal di Tanah Air. Tidak hanya itu, perayaan HUT ini juga ditandai dengan peluncuran beberapa program baru yakni Electronic Indonesia Public Offering (e-IPO) dan Indeks IDX Quality30.

Tidak hanya itu, SRO Pasar Modal juga hari ini meluncurkan IDX Virtual Trading, peluncuran e-Proxy dan Roadmap Pengembangan Pasar Modal Syariah.

"Alhamdulillah pada hari ini kita akan meluncurkan serangkaian program strategis antara lain adalah sistem penawaran umum elektronik atau e-IPO, peluncuran indeks IDX Quality30, peluncuran IDX Virtual Trading, peluncuran e-Proxy dan yang terakhir Roadmap Pengembangan Pasar Modal Syariah," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi dalam Pembukaan Perdagangan HUT ke-43 Pasar Modal, Senin (10/8/2020).

Baca Juga: Pasar Modal Memasuki Usia 43 Tahun, Simak Sejarahnya 

Inarno menambahkan, ke depan pasar modal akan selalu berupaya untuk memberikan layanan terbaik kepada seluruh stakeholder dan dengan sigap menyiapkan berbagai kebijakan dan penyesuaian baru. "Ini untuk memastikan kegiatan pasar modal Indonesia terus berkembang di tengah pandemi Covid-19," kata dia.

Electronic Indonesia Public Offering (e-IPO)

Penerbitan Sistem Electronic Indonesia Public Offering (e-IPO) merupakan tindak lanjut penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 41/POJK.04/2020. OJK sendiri telah menerbitkan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor Kep-45/D.04/2020 tentang Penunjukkan PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai Penyedia Sistem Penawaran Umum Elektronik (e-IPO).

Sistem ini bertujuan untuk menyediakan akses yang mudah dijangkau oleh seluruh investor dan Perusahaan Efek untuk berpartisipasi dalam proses Penawaran Umum, khususnya dalam tahap penyampaian peminatan pada masa book building dan tahap penyampaian pesanan saham Pasar Perdana pada masa offering.

Baca Juga: Melantai di Bursa Saham dengan e-IPO, Berikut Penjelasan BEI 

Sistem e-IPO ini juga ditujukan untuk memperluas partisipasi Perusahaan Efek sebagai selling agent dalam proses Penawaran Umum. Selain itu melalui Sistem e-IPO ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dan penyebaran kepemilikan saham khususnya bagi para investor ritel pada Pasar Perdana sehingga diharapkan akan meningkatkan likuiditas perdagangan saham di Pasar Sekunder.

Dengan adanya e-IPO, investor yang ingin membeli saham Initial Public Offering (IPO) dapat langsung mengakses situs https://e-ipo.co.id atau melalui Partisipan Sistem e-IPO yang telah terdaftar. Diharapkan investor dapat berpartisipasi dengan mudah dalam seluruh Penawaran Umum.

Indeks IDX Quality30

Indeks IDX Quality30 merupakan indeks 30 saham perusahaan yang secara historis relatif memiliki profitabilitas tinggi, solvabilitas baik, dan pertumbuhan laba stabil dengan likuiditas transaksi yang baik. Kehadiran Indeks IDX Quality30 melengkapi indeks faktor yang sebelumnya telah diluncurkan pada 2019, yaitu Indeks IDX Value30 dan Indeks IDX Growth30.

Indeks faktor merupakan indeks yang menggunakan variabel tertentu yang secara akademis terbukti dapat memberikan abnormal return. Oleh karena itu, Indeks IDX Quality30 menggunakan variabel-variabel yang dapat menilai kualitas fundamental suatu perusahaan.

Proses seleksi IDX Quality30 dilakukan atas 80 saham yang merupakan anggota Indeks IDX80. Ke-80 saham tersebut disaring berdasarkan variabel-variabel kualitas fundamental yang telah ditentukan, yaitu rasio return on equity (ROE), rasio debt to equity (DER), dan earning variability. Lalu, 30 saham dengan nilai kualitas fundamental tertinggi akan terpilih menjadi konstituen Indeks IDX Quality30.

Adapun metode penghitungan Indeks IDX Quality30 menggunakan metode Capped Free-Float Market Capitalization Weighted & Quality Factored. Indeks ini menggunakan kapitalisasi pasar free float sebagai bobot dan dilakukan penyesuaian menggunakan nilai kualitas fundamental dari masing-masing saham.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini