4 Dasar Menetapkan Tujuan Perencanaan Keuangan

Safira Fitri, Jurnalis · Senin 10 Agustus 2020 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 320 2259733 4-dasar-menetapkan-tujuan-perencanaan-keuangan-TasERVxo7E.jpeg Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Seseorang akan memiliki arti dan arah yang pasti, jika telah melakukan perencanaan keuangan untuk tujuan hidupnya. Sebab dengan melakukan perencanaan dapat mengenal sejauh mana tujuan finansial yang dibuat akan memengaruhi aspek-aspek keuangan lainnya.

Seperti dikutip dari buku "Succesful Financial Planner" oleh Prof. Dr. Adler H. Manurung, R.F.C., Lutfi T. Rizky, S.E., M.M., R.F.A., Jakarta, Senin (10/8/2020), menetapkan tujuan keuangan merupakan dasar dari proses merencanakan, melaksanakan, dan memonitor kemajuan dari perencanaan keuangan pribadi.

Baca Juga: Terima Gaji ke-13, Besok Rekening PNS di Indonesia Bertambah Rp5 Juta 

Hal-hal yang dapat dijadikan pegangan dalam menetapkan tujuan keuangan adalah sebagai berikut.

1. Realistis

Tujuan keuangan harus didasarkan oleh besarnya pendapatan dan kondisi kehidupan. Sebagai contoh, mungkin bukan suatu hal yang realistis untuk diwujudkan jika memiliki rencana membeli mobil setiap setahun sekali bagi yang baru lulus kuliah dan baru mendapatkan pekerjaan.

2. Spesifik dan Terukur

Ketahuilah dengan jelas besaran dana yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya. Contohnya, butuh uang sebesar Rp50 juta untuk membayar uang muka pembayaran rumah selama tiga tahun ke depan dan sekarang setiap bulannya menyisihkan dari pengeluaran pribadi untuk diinvestasikan pada reksa dana saham perusahaan tertentu.

Baca Juga: BLT Rp600.000/Bulan, Serikat Pekerja Ungkap Data yang Tak Disangka-sangka 

3. Target Waktu

Seperti pada contoh sebelumnya, bahwa memiliki target waktu tiga tahun untuk mencapainya. Penetapan target waktu membuat dapat menilai kemajuan dari setiap perencanaan tujuan keuangan.

4. Tindakan yang Harus Dilakukan

Tujuan keuangan merupakan dasar dari rangkaian langkah-langkah lainnya yang akan dilakukan. Contohnya, mengurangi atau berhenti berhutang dengan kartu kredit agar bisa berinvestasi atau mencari kerja sampingan.

Ada pepatah mengatakan if you don't know where you're going, you might end up somewhere else and not even know it atau dengan kata lain, ketahuilah arah dan tujuanmu jika tidak ingin tersesat. Coba terapkan hal yang sudah disebutkan diatas agar tujuan keuangan lebih terarah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini